TUJUH (7) DKM MABIT BARENG

Selasa, 28 Desember 2010

CikarangNews6: Dalam rangka menyambung Silaturahim antar umat muslim dan untuk lebih meningkatkan Syiar Islam dan Ukhuwah Islamiyah di Lingkungan Perumahan Cikarang Baru Bekasi, sekaligus sebagai media Muhasabah(Instropeksi diri) ditahun Baru 1432H.

Gabungan antara 7 (Tujuh) DKM , yaitu : Mekar Indah, Tropikana, Al-Muhajirin (Kancil),Al-Muhajirin (Puma), Al-Ishlah (Rusa) , Al-Ikhlas (Rusa), dan Al Madani (Panda), Insya Allah akan menyelenggarakan acar MABIT BERSAMA.

Acara Insya Allah akan dimulai pada Hari Jumat alam Sabtu (31 Des 2010) mulai pukul 20:00wib - Sabtu Pagi (1 Jan 2011).

Berkaitan dengan acara tersebut di atas, kami mengundang dan mengaharap kehadiran Jamaah Masjid untuk ikut serta dalam acara GABUNGAN INI yang susunan acaranya adalah sebagai berikut:

Atas nama seluruh warga Cikarang Baru, khususnya di sektor Mekar Indah, Tropikana ,Kancil, Rusa, serta Panda sangat mengharapkan kehadiran Bapak/Ibu dalam kegiatan tersebut di atas.

Semoga seluruh langkah kita mendapat ridho dari Allah SWT. Amin.
READ MORE - TUJUH (7) DKM MABIT BARENG

Awas, Bahaya Lilin Natal!

Kamis, 23 Desember 2010

CikarangNews6: Saat Natal penggunaan lilin meningkat, di Inggris ribuan rumah terbakar karena lilin.

Beberapa hari lagi umat Kristen merayakan Natal. Salah satu ciri khas perayaan tersebut adalah penggunaan lilin dalam jumlah yang sangat banyak. Mengingat potensi kebakaran yang sangat mungkin terjadi akibat nyala lilin Natal, maka patut jika masyarakat berhati-hati. Begitu kira-kira pesan yang ingin disampaikan Dorah Mokoena dan adiknya asal Afrika Selatan.

Dorah Mokoena adalah remaja putri korban kebakaran berat akibat lilin Natal. Saat usianya baru 6 bulan, Dorah harus kehilangan hidung, pelupuk mata dan sebuah tulang di dahinya. Oleh lembaga sosial Fire Children, tahun 1998 dia dikirim ke Inggris untuk menjalani operasi.

Menjelang Natal 2010 ini, Fire Children mengajak Dorah membantu dinas kebakaran di London melakukan kampanye untuk menyadarkan masyarakat tentang bahaya lilin di hari Natal. Demikian lansir BBC (20/12).

Lilin Natal bagi umat Kristen memang hiasan yang indah, tapi sekaligus juga sangat mematikan. Bagaimana tidak, di Inggris setidaknya 1.300 rumah terbakar karena lilin. Menurut keterangan Komisaris Kebakaran London Ron Robson yang dilansir BBC (20/12), lilin adalah penyebab terbesar kedua luka-luka akibat kebakaran di Inggris, setelah korek api. Oleh karenanya sangat cocok jika kampanye kewaspadaan lilin Natal kali ini diberi nama "So Beautiful, So Lethal".

Dinas kebakaran menyarankan agar orang memasang lilin dalam tempat yang tahan api, lilin menyala tidak boleh ditinggal, meskipun hanya sebentar. Lilin juga tidak boleh diiletakkan dekat barang-barang seperti pohon Natal, gorden, atau pakaian.[di/bbc/ hidayatullah.com]

Foto: Dorah Mokoena dan adiknya. (BBC)
READ MORE - Awas, Bahaya Lilin Natal!

Provokator Bikin Kisruh Penertiban Bangunan Liar Kalimalang

Rabu, 22 Desember 2010

CikarangNews6: Memasuki hari keenam, hari terakhir penertiban bangunan liar di sepanjang Kalimalang, kemarin (21/12) terjadi bentrokan antara sebagian warga Desa Pasirtanjung penghuni bangunan liar melawan Satpol PP Kabupaten Bekasi. 





CikarangNews6: Memasuki hari keenam, hari terakhir penertiban bangunan liar di sepanjang Kalimalang, kemarin (21/12) terjadi bentrokan antara sebagian warga Desa Pasirtanjung penghuni bangunan liar melawan Satpol PP Kabupaten Bekasi. 



Selain sebuah rumah liar terbakar,  kaca alat berat juga pecah dilempari batu oleh warga.  Untuk meredam aksi warga, Kepala Satpol PP Roni Harjanto sempat melepas timah panasnya ke udara. Melihat bentrokan demikian polisipun turun tangan. 



Kasatpol PP Kabupaten Bekasi, Roni Harjanto mengatakan bentrokan terjadi karena diprovokasi oleh oknum warga.  "Ada empat orang provokator yang diamanan polisi,” kata Roni.  Hal ini bisa saja terjadi karena sebelumnya penertiban berlangsung aman. Warga tampak pasrah ketika alat berat menggusur  rumah-rumah liar mereka. Kondisi aman dan kondusif karena pemerintah Kabupaten Bekasi melalui surat edaran Bupati Bekasi telah mensosialisasikan rencana penertiban ini sejak sebulan yang lalu. 

Sekretaris Desa Pasirtanjung Endi Suhandi juga menegaskan bahwa sebelum penertiban, pihaknya sudah mensosialisasikan pada warga. "Warga sendiri sebenarnya sudah tidak ada masalah. Yang menolak hanya provokator saja,” ungkapnya.

Meskipun demikian secara keseluruhan penertiban yang dilakukan selama hampir sepekan ini berjalan lancar.  "Hanya di wilayah Pasirtanjung Cikarang Pusat terjadi bentrokan dan itu wilayah terakhir yang di eksekusi." jelas Roni.

*dari berbabagi sumber
foto dari radar bekasi.
READ MORE - Provokator Bikin Kisruh Penertiban Bangunan Liar Kalimalang

Tetap Awasi Anak-anak Anda: Dua Siswi SMPN 29 Diperkosa

Senin, 20 Desember 2010

CikarangNews6: Demikianlah kalau amanah dikhianati. Seorang petugas tata usaha SI alisa JN (23 tahun) dan seorang satpam AF (32) tega melakukan perbuatan biadabnya kepada dua siswa sekolah yang seharusnya dalam perlindungannya.


 
SMPN29 Jl. Kasuari, Cikarang Baru
Dua bocah berumur sekitar 12 tahun itu diperkosa pada 14/12 lalu, sekitar pukul 17.30 usai pulang sekolah. Kedua pelaku kini sudah ditangkap Polresta Bekasi Kabupaten.
Aksi bejat keduanya terungkap setelah kedua orangtua korban melihat perubahan perangai kedua anak mereka. Kedua bocah ini berubah menjadi pendiam dan mengurung diri. Lantaran kecurigaan itu lah, kedua orangtua mengorek hal yang terjadi pada anak-anak mereka. Kemudian, kedua orangtua melaporkannya ke Polresta Bekasi Kabupaten.

“Kedua pelaku pemerkosa sudah kami amankan kemarin malam (16/12). Sekarang masih dalam pemeriksaan,” ujar Kasat Reskrim Polresta Bekasi Kompol NT Nurohmad di kantornya kemarin. Keduanya, kata Nurohmad kini masih diperiksa petugas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi orang tua siswa agar tetap berhati-hati dan selalu mengawasi dan menjaga anak-anaknya. Bahkan untuk kegiatan sekolah sekalipun, anak harus terus dikontrol dan ditanya apa saja yang dilakukan setiap hari.

Sumber: Radar Bekasi.

READ MORE - Tetap Awasi Anak-anak Anda: Dua Siswi SMPN 29 Diperkosa

THERE IS NO REASON ...

Selasa, 14 Desember 2010

CikarangNews6 - Di era online sekarang ini, banyak sekali kemudahan untuk belajar bagi mereka yang punya kemauan.Tidak ada alasan tidak punya waktu, tidak punya sumber informasi, atau alasan macem-macem yang lain.


Misalnya saja, dalam hal belajar mengaji.Kalau memang anda orang yang super-duper sibuk, busy man, workaholic, tukang kerja, gila kerja dan sebagainya.


Masih banyak celah untuk belajar.Ada free Alqur'an Online yang dilengkapi dengan suara, tadzwid, sekaligus artinya.Yang bisa diputar balik berkali-kali tanpa harus bayar.Silahkan merujuk ke link ini : http://www.quranexplorer.com/quran/


Atau jika tidak punya koneksi internet untuk Online, sudah ada Software mengaji gratis, misalnya dari ZEKR.ORG, bisa diunduh dan diinstall tanpa dipungut biaya sepeserpun!


READ MORE - THERE IS NO REASON ...

Semarak Tahun Baru 1432H

Rabu, 08 Desember 2010

CikarangNews6: Selasa pagi, 7 Desember 2010 yang bertepatan dengan 1 Muharram 1432H, suasana Masjid Jami’ Darussalam yang berlokasi di Jl. Kedasih IV – Cikarang Baru, Kab. Bekasi sungguh sangat semarak. Salah satu masjid kebanggaan kaum muslimin Cikarang Baru ini siap menampung para jamaah yang akan melakukan dzikir dengan pembacaan istighatsah, tahlil dan maulidurrasul.

Tepat jam 08.30 acara dimulai langsung dengan pembacaan istighatsah yang dipimpin oleh Al Mukarom KH. Abdullah, Imam Khususi Thariqah Qadiriyah Wan Naqsyabandiyah Al Utsmaniyah wilayah DKI – Jabar.

Kiai sepuh yang sangat bersahaja ini memimpin jalannya istighatsah dengan suara yang sangat merdu sehingga menambah kekhusyu’an para jama’ah dalam membaca do’a – do’a istighatsah yang ditutup dengan pembacaan Surat Yasin.

Setelah rangkaian pembacaan do’a istighatsah, dilanjutkan dengan pembacaan Maulidurrasul yang disampaikan oleh para santri Pondok Pesantren Al Khidmah – Surabaya, dengan suara yang sangat indah.


Pada saat tiba Mahallul Qiyam, para jama’ah pun berdiri untuk membacakan shalawat kepada Kanjeng Nabi Muhammad SAW, meresapi dan merasakan seakan – akan Kanjeng Nabi hadir di tengah – tengah mereka.

Warga Nahdliyyin sudah akrab dengan istilah mahallul qiyam, saatnya berdiri, yakni saat dibacakan shalawat: “Wahai Nabi salam kepadamu, Wahai Rasul salam kepadamu..”


Berdiri untuk menghormati sesuatu sesunguhnya sudah menjadi tradisi kita. Bahkan tidak jarang, orang berdiri untuk menghormati benda mati. Misalnya, setiap kali upacara bendera dilaksanakan pada hari Senin, setiap tanggal 17 Agustus, maupun pada waktu yang lain ketika bendera bendera merah putih dinaikkan dan lagu Indonesia Raya dikumandangkan maka seluruh peserta upacara diharuskan berdiri. Tujuannya tidak lain hanya untuk menghormati bendera Merah Putih dan untuk menghormati para pejuang bangsa.


Demikian pula dengan berdiri ketika membaca shalawat. Itu adalah salah satu bentuk penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai hamba Allah yang paling mulia. Nabi Muhammad SAW bersabda,


Dari Abi Said Al-Khudri, beliau berkata, Rasulullah SAW bersabda kepda para sahabat Ansor,” Berdirilah kalian untuk tuan kalian atau orang yang paling baik di antara kalian.” (HR Muslim)


Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki menyatakan bahwa Imam Al-Barzanji di dalam kitab Maulid-nya yang berbentuk prosa menyatakan, ”Sebagian para imam hadits yang mulia itu menganggap baik (istihsan) berdiri ketika disebutkan sejarah Nabi Muhammad SAW. Betapa beruntungnya orang yang mengagungkan Nabi dan menjadikan hal itu sebagai puncak tujuan hidupnya. (Al-Bayan wat Ta’rif fi Dzikral Maulid an-Nabawi, hal 29-30).


Rangkaian dzikir dan do’a, diakhiri dengan pembacaan do’a oleh KH. Abdul Hakam Al Madurriyyin.


Selepas pembacaan do’a yang panjang dan diamini oleh seluruh jama’ah, acara ditutup dengan tausiah Muharram oleh Habib Ja’far Al Hadi, S.Ag., dari Lemah Abang Cikarang dan sholat dzuhur berjamaah. Sebelum meninggalkan masjid, jama’ah makan siang bersama sekaligus ramah tamah dengan menu nasi kebuli yang telah disediakan oleh panitia.


Wallahul muwaffiq ila aqwaamith thaariq. (ananto)
READ MORE - Semarak Tahun Baru 1432H

Meraih Keberlimpahan: Hak Siapa?

Selasa, 30 November 2010

Informasi selengkapnya ada di sini.
CikarangNews6: Mengapa ada yang berhasil dan ada yang gagal? Mengapa ada yang serba kekurangan dan ada yang serba berkecukupan bahkan berkelimpahan harta? Apakah Allah tidak adil. Tentu tidak. Allah memberikan waktu yang sama kepada seluruh makhluknya, yaitu 24 jam per hari. Juga sebuah perangkat super canggih yang bernama otak.

Tapi kenapa ada yang efektif memanfaatkan waktunya, tapi ada dan banyak yang tak tau mau berbuat apa untuk mengisi waktunya.  Untuk menjawab berbagai pertanyaan itu, Yayasan Sosial dan Da'wah Nurul Ilmi bekerja sama dengan Cordova Coaching & Consulting Center (C-Four) menyelenggaraka workshop ini.

Workshop ini berorientasi action. Sehingga peserta diharapkan telah menyiapkan poposal bisnis untuk dipresentasikan. Dan panitia telah menyediakan hadiah berupa pinjaman modal senilai Rp 20 juta bagi peserta yang memiliki proposal terbaik. Artinya bisnisnya dianggap layak dijalankan dan dikembangkan.

Acara yang diselenggaran Ahad (5/12/2010) di auditorium RS. Annisa ini bertujuan untuk membangkitkan semangat umat Islam dalam berwirausaha. Acara ini akan menampilkan pembicara yang juga praktisi bisnis dan seorang manajer senior di sebuah PMA di Cikarang, yaitu Imam Hambali, SSi.

Untuk pesertannya, panitia membatasi 100 peserta saja. Dan bagi 30 pendaftar pertama akan mendapatkan diskon biaya investasi sebesar 80%. Jadi jika Anda berminat, segera daftar. Dan jika Anda termasuk dalam 30 pendaftar pertama, Anda cukup membayar investasi Rp 20.000,- dari seharusnya Rp 100.000,-
READ MORE - Meraih Keberlimpahan: Hak Siapa?

Tebar Qurban di PONPES Darul Mubarok

Selasa, 23 November 2010

CikaranggNews6 - Tidak seperti hari-hari biasanya, pagi itu lapangan bola kampung sempu Rt03/03 terlihat sangat meriah dipenuhi dengan spanduk, panggung kecil, tenda-kursi dan sekelompok kambing dengan sapi.

Ada apa gerangan ??

Setiap tahun, DKM ANNAHL bersama management PT.Samsung Electronics Indonesia selalu mengadakan acara tahunan, yaitu tebar hewan qurban, yang pada tahun ini bertepatsan dengan hari Rabu; 17/11/2010.

Target penyebaran dari program ini adalah wilayah sekitar SAMSUNG atau Cikarang dan sekitarnya.Selain sebagai media Ibadah Idul Qurban, program ini sekaligus menjadi jalan untuk memupuk tali silaturahim dan kepedulian sosial karyawan/karyawati kepada kaum dhuafa di sekitarnya.

Berbeda dengan acara serupa sebelumnya, pelaksanaan ceremonial Qurban kali ini yang berthemakan WE LOVE QURBAN 1431H terasa lebih istimewa dan meriah.Presiden direktur PT.Samasung Electronics Indonesia (Mr.Im Man Gyu) berkenan hadir di lokasi acara untuk menyaksikan serah terima dan pemotongan hewan secara symbolis.

Nampak di barisan depan kursi tamu juga hadir Mr.Dae Jin Kang General Manager HRD beserta istri dan kedua anaknya.Tak ketinggalan Bpk Camat Cikarang Utara beserta jajarannya juga pak Heru mewakili management dan pak Vicki ketuaDKM Annahl.

Yang tak kalah meriahnya, teman-teman karyawan yang dalam data hanya 100orang ternyata membengkak menjadi 250orang (berdasarkan data di lapangan).Ini menunjukkan antusias karyawan yang semakin besar terhadap acara Qurban DKM ANNAHL.

Alhamdulillah, tahun ini (1431H) karyawan mempercayakan sebanyak 52ekor kambing dan 2 ekor sapi.Ditambah 7 ekor sapi dari pihak managemen.Dalam sambutannya, Bpk Rusmaya sebagai ketua acara Qurban menyampaikan ucapan terima kasih untuk segala kerja keras panitia dan kepercayaan dari karyawan/ti sekalian.

Lapangan Kp sempu Rt03/03 sebenarnya hanya sebagai tempat Ceremonial, selanjutnya hewan-hewan qurban yang sudah terkumpul tersebut di sebar ke beberapa wilayah sekitar Samsung oleh panitia yang di ketuai Ust.Syaibih (pengasuh PONPES anak yatim Darul Mubarok).

Acara berlangsung cukup tertib dan aman, untuk pertama kalinya, DKM ANNAHL memberlakukan system KUPON untuk pengambilan jatah daging qurban karyawan yang hadir di lokasi acara.

Tentu saja, secara jujur kami akui bahwa acara ini masih banyak sekali kekurangan yang perlu untuk dibenahi.

Semoga kegiatan ini menjadi barokah dan dimasa yang akan datang semakin baik lagi.

Jazzakallah khair

(*nikolas)




READ MORE - Tebar Qurban di PONPES Darul Mubarok

PRT Diduga Terlibat Perampokan Rumah Majikan di Bekasi

CikarangNews6: Kawanan perampok bersenjata tajam menyatroni rumah warga Cikarang, Bekasi. Polisi menduga sang pembantu terlibat perampokan itu karena keterangannya selalu berubah-ubah.
Kapolres Bekasi Kabupaten, Kombes Setija, menceritakan perampokan terjadi di Jalan Panda 6 Blok C-8 No 49 RT 08/07 Desa Jayamukti, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi pada Senin 22 November 2010 sekitar pukul 16.00 WIB.
Saat itu, pembantu rumah tangga yang bernama Pini (34) ada di dalam rumah bersama dua anak pemilik rumahnya.
"Kami masih melakukan penyelidikan kasus ini. Ada kejanggalan sama pembantunya. Kami menduga dia terlibat," kata Setija di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (23/11/2010).
Setija menilai ada kejanggalan dalam kronologis perampokan yang disampaikan Pini. "Keterangan pembantu selalu berubah-ubah," kata dia.
Setija mengatakan, Pini mengungkapkan jika rumah majikannya disatroni oleh perampok. Pelaku lalu menganiaya dan mengikat Pini dengan menggunakan lakban.
"Tapi dia mengaku tidak ada barang yang diambil di rumah tersebut," katanya. Sedangkan menurut majikan Pini, barang miliknya ada yang hilang. Waktu majikannya pulang, katanya laptop dan handphone hilang," papar Setija.
Kejanggalan lain, kata dia, Pini sempat menelepon seseorang sebelum pelaku perampokan masuk ke dalam rumah.
"Belum tahu siapa yang dia telepon. Tapi dia mengaku mendapatkan nomor tersebut dari tempat sampah kan ini aneh," kata Setija.
Sementara keterangan berbeda disampaikan tetangga korban. Tetangga justru melihat Pini masuk ke dalam rumah tersebut bersama pelaku.
Polres Bekasi Kabupaten hingga kini masih mengusut kasus itu.
Sementara pembantu masih di rumah sakit karena giginya patah setelah dipukul pelaku.

sumber : detik
READ MORE - PRT Diduga Terlibat Perampokan Rumah Majikan di Bekasi

BERBEDA ITU INDAH

Jumat, 19 November 2010


CikarangNews6 : Agaknya, perbedaan bagi jama'ah masjid Mekar Indah adalah hal biasa dan bukan menjadi masalah.Terbukti ketika terdapat perbedaan dalam menyikapi tibanya Hari Raya Idul Adha 1431H, DKM Mekar Indah memfasilitasi 2x pelaksanaan shalat Ied, yaitu pada hari selasa 16/11 dan hari rabu, 17/11.

Pelaksanaan Shalat Idul Adha di hari yang kedua (Rabu, 17/11/2010) dilaksanakan di halaman depan masjid.Suasana tak kalah bejubel sebagaimana yang terjadi pada hari selasa sebelumnya.Jama'ah banyak yang tidak mendapatkan tempat shalat dan terpaksa menggunakan Jalan raya di depan Masjid dengan beralaskan koran.

Idul Adha merupakan sebuah moment ketaatan seorang hamba kepada Rabb-nya melalui media menyembelih hewan Qurban, sebagaimana yang di contohkan oleh Nabi Ibrahim as dan Nabi Ismail as.

Betapa beliau (Nabi Ibrahim as) memiliki ketaatan yang tiada bandingnya, ketika Allah memerintahkan beliau untuk meninggalkan anak dan istri yang sangat dicintainya di padang tandus, dan ketaatan beliau ketika harus menyembelih anak yang begitu dicintainya, yang begitu dinantinya berpuluhtahun yaitu Nabi Ismail as.

Sehingga Allah SWT kemudian menggantikan beliau dengan seekor Qibas.Qurban juga sebagai bentuk ibadah sekaligus implementasi dari kepedulian terhadap sesama, terutama kaum fakir miskin/dhuafa.

Demikian pesan yang disampaikan oleh Ust.Mahmud Abdurrahman (al-hafidz) dalam khotbah Idul Qurban.

Shalat Ied diakhiri dengan salam-salaman antara sesama jama'ah.Sedangkan pemotongan hewan Qurban dilaksanakan mulai pukul 08.00Wib.

Pada Idul Adha 1431H ini, dkm Mekar Indah mendapatkan kepercayaan titipan hewan qurban sebanyak 35ekor kambing dan 7 ekor sapi.Semuanya telah disebar oleh pengurus ke wilayah Cikarang dan sekitarnya.

Salut kepada pengurus DKM Mekar Indah yang begitu 'indah' me-manage perbedaan diantara jama'ahnya sehingga tidak ada benturan-benturan.Sebagaimana sebuah ungkapan yang berbunyi : Hormati Ikhtilaf, Pererat ukhuwah.Hormati perbedaan, pererat persaudaraan sesama kaum muslimin. (*nik)

READ MORE - BERBEDA ITU INDAH

Idul Adha: Kita Kembali Kepada Tauhid

Selasa, 16 November 2010

CikarangNews6 - Demikian cuplikan isi khutbah Idul Adha 1431 yang dilaksanakan pagi tadi (16/11) di halaman Masjid Mekar Indah, Cikarang Baru.

Sholat Ied yang diselenggarakan atas kerja sama Muhammadiyah Cikarang Raya dengan DKM Masjid Mekar Indah ini diikuti oleh lebih kurang 800 orang. Hadirin tampak berasal dari Cikarang Baru dan Graha Asri. Menurut informasi, ini adalah satu-satunya lokasi sholad ied yang diselenggarakan oleh Muhammadiyah Cikarang.

Setelah shalat Ied, dalam khutbahnya khotib mengingatkan akan pentingnya kembali kepada tauhidullah. Idul Adha adalah memperingati pengorbanan Nabiyullah Ibrahim a.s dan putranya Nabi Isa a.s. Pengorbanan dilakukan demi kepatuhan kepada Allah semata. Tidak mempersekutukan Allah.

Bencana demi bencana terjadi karena manusia tidak lagi bertauhid kepada Allah. Manusia melaksakan perbuatan khurofat dan tahayyul. Manusia mengakui ada kekuatan-kekuatan gaib lain selain kekuatan Allah.

Bencana itu bisa bermakna peringatan bagi orang yang mulai menyimpang agar kembali kepada Allah. Juga sebagai ujian bagi orang yang beriman, agar jelas terbukti siapa yang benar-benar beriman dan siapa yang tidak. Selain itu, bencana juga bermakna adzab bagi para musyrikin, munafikin dan dzolimin dan kafirin.

Kemenangan dann kejayaan Islam bisa diperoleh jika kita memiliki iman, gerakan hijrah dan ruh jihad.
Iman bermakna meyakini adanya Allah, mengesakan-Nya, ikhlas, mengakui dia Maha segala. Iman mengantarkan kita kepada ikhsan, muroqobatullah, selalu merasa diawasi Allah, sehingga dalam dirinya hanya ada kebaikan. Tidak melaksanakan maksiat meskipun sendiri. Lulus ujian Allah yang hakiki, yaitu meskipun sarana dan prasarana untuk maksiyat tersedia, dia masih berpegang teguh pada ajaran Allah.

Selain itu orang yang beriman selalu bersyukur, yaitu memanfaatkan semua nikmat Allah di jalan-Nya. Bukan syukuran melulu.

Yang kedua adalah hijrah. Hijrah baik fisik maupun mental. Hijrah fisik sifatnya sementara, sedangkan hijrah mental harus terus dilakukan menuju kebaikan.

Yang ketiga adalah jihad, berjuang di jalan Allah demi tegaknya kalimah Allah. Melaksanakan amar makruf nahi mungkar. Amar makruf nahi mungkar dapat menghindarkan kita dari adzab Allah sebagaimana dalah hadir dari Hudzaifah yang diriwayatkan oleh Turmidzi.

Syeikh Amir Tsaqif Arsalah pernah berkata bahwa kekalahan dan kemunduran umat Islam itu karena tiga hal:
Pertama, umat Islam meninggalkan ajaran agama Islam. Kedua, meninggalkan amar makruf nahi mungkar.
Dan ketiga, orang kayanya pelit menginfakkan hartanya di jalan Allah, karena telah cinta dunia dan takut mati.
READ MORE - Idul Adha: Kita Kembali Kepada Tauhid

MABIT & PENGUMPULAN DANA

Kamis, 11 November 2010

assalamu'alaikum....


Undangan dari Forum Komunikasi Rohis Antar Perusahaan (FKRAP) mengundang saudara sekalian untuk mengikuti Malam Bimbingan Iman & Taqwa (MABIT) sekaligus penggalangan dana untuk korban bencana.


Undangan ini bersifat umum dan berlaku untuk LAKI-LAKI (Ihwan) & WANITA (Akhwat).


FKRAP1.jpg


FKRAP166.jpg

READ MORE - MABIT & PENGUMPULAN DANA

Qurban Sehat Sesuai Syariat

Rabu, 10 November 2010

CikarangNews6: - (Advertorial) - Idul Qurban semakin dekat. Sebagian muslim yang mampu akan melaksanakan sunnah Nabi Ibrahim a.s. dengan memotong hewan Qurban. Sudahkan Anda menyiapkannya? Jika belum, bagi Anda yang tinggal di Graha Asri Jababeka dan sekitarnya, tidak sulit mendapatkannya. Karena Forum Muslim Graha Asri (FMGA) telah menyediakan hewan qurban yang sehat sesuai syari'at. Silakan hubungi FMGA atau hubungi telpon yang tertera di bawah ini:


READ MORE - Qurban Sehat Sesuai Syariat

Tanggul Muaragembong Diperbaiki

Senin, 08 November 2010

CikarangNews6:Warga di Kecamatan Muaragembong dan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi masih dibayangi ancaman banjir. Meski Tanggul Kali Citarum sudah diperbaiki, namun karena letak wilayah dekat dengan Pantai, ancaman bannjir dari air pasang laut (rob) tak bisa dihindarkan.



Perbaikan tanggul Kali Citarum sekitar 6.575 meter di Kecamatan Muaragembong dan Cabangbungin yang jebol April kini sudah diperbaiki oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum meski belum sempurna. Hingga kini pengerjaannya selesai sekitar 90 persen.
"Pengerjaannya terhenti karena terkendala cuaca. Namun, kami sudah terbantu dengan dibangunnya tanggul di wilayah kami,jika tidak mungkin di kecamatan Muaragembong sudah seperti lautan, "ucap Kepala Desa Pantaibakti, Supriyatna kepada "PRLM", Minggu (7/11).
Beberapa titik perbaikan tanggul yang hampir selesai, kata dia, diantaranya tanggul di Kampung Kedungbokor, Desa Pantaibakti sepanjang 50 meter sudah dikerjakan sekitar 90 persen, tanggul di Kampung Kedungcinde, sepanjang 500 meter, Kampung Biangbong sepanjang 475 meter dan Kampung Bokorpesing 275 meter.
Supriyatna mengatakan, kini ancaman Banjir datang dari rob yang tidak bisa diprediksi datangnya. Namun, selama ini, kata dia, warga mensiasatinya dengan membangun loteng di rumah mereka. Jika rob datang, mereka tinggal di lantai dua rumah mereka.
Salah seorang warga Pantai Mekar, Sahrudin Aji(35) mengatakan warga berterima kasih kepada BBWS yang sudah memperbaiki tanggul. Perbaikan ini diharapkan dapat diselesiakan secepatnya.
"Saat ini yg menjadi konsen kami adalah perbaikan jalan akibat terjangan banjir beberapa waktu lalu. Kami sudah mendapatkan bantuan 1500 kantong pasir dari anggota DPRD Jabar dan beberapa pihak lainnya, namun pengerjaan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat," ujarnya.
Sedikitnya ada 18 titik sepanjang Jalan Raya Muara Gembong yang rusak parah akibat abrasi dari kali tersebut. Kerusakan yang cukup parah, salah satunya adalah jalan yang berada di depan Sekolah Menengah Umum I Muara Gembong, depan kantor kecamatan dan depan Polsek Muara Gembong.

sumber : pikiran rakyat
READ MORE - Tanggul Muaragembong Diperbaiki

Merapi: Pengungsi Masih Butuh Bantuan

Bersama Ikhwan Transport tim relawan P2B menyerahkan bantuan.
CikarangNews6 - Alhamdulillah, dana yang terkumpul sejumlah Rp 20.150.000,- dari Cikarang telah disalurkan ke pengungsi korban meletusnya Gunung Merapi pada tanggal 6/11/2010. Tiga kecamatan yang dikunjungi adalah Kec. Cangkringan, Pakem dan Turi. Ketiganya berada di Kabupaten Sleman.


Anak-anak sangat membutuhkan uluran tangan kita
Anak-anak perlu teman bermain untuk mengobati trauma
Menurut pantuan tim relawan pengungsi sangat membutuhkan air bersih, air minum, pakaian luar dan pakaian dalam, handuk dan perlengkapan mandi, di samping tentu saja makanan untuk sehari-hari. Selain itu anak-anak juga membutuhkan buku dan alat tulis, buku bacaan, buku pelajaran dan mainan. Barang-barang ini dibutuhkan untuk mengobati rasa trauma mereka. Dan selama dipengungsian tetap dapat belajar dan bermain.

Tak kalah pentingnya juga adalah obat-obatan dan masker, karena debu vulkanik ini dapat menyebabkan radang tenggorokan dan gangguan pernafasan lainnya.

Debu vulkanik yang sangat tebal 'menimbun' dusun ini.
Musibah ini benar-benar sangat dahsyat. Suara gemuruh keluarnya awan panas 'wedhus gembel' terus terdengar sampai radius 10 km. Bahkan pada radius 20 km sekitar Merapi seperti kota mati. Posko-posko para relawan di daerah ini sudah banyak yang tergerus 'wedhus gembel'. Pagi ini (8/11) dilakukan evakuasi dari 7 dusun yang selama ini belum terkena awan panas sejak letusan besar Sabtu (6/11) dini hari.

Kebutuhan dapur umum tampak sangat mendesak, untuk melayani para pengungsi. Maka bantuan dana dari para pembaca masih sangat dibutuhkan.

Salurkan bantuan Anda ke

BCA 
no. 873 0074 922
a.n. Diana Rahayu

(Laporan dari Ustadz Agus Tatang dan Ari Purnawan dari Kabupaten Sleman).
READ MORE - Merapi: Pengungsi Masih Butuh Bantuan

Salurkan Bantuan Anda Untuk Korban Merapi

Minggu, 07 November 2010


Jum'at (5/11) rombongan dari Cikarang telah berangkat ke lokasi bencana di Magelang, Jawa Tengah. Rombongan yang dipimpin oleh Ustadz Agus Tatang telah tiba kemarin Sabtu (6/11). Rombongan ini membawa dana amanah para dermawan sebanyak 20 juta rupiah untuk disumbangkan kepada para korban bencana meletusnya Gunung Merapi ini.

Saat ini rombongan sedang berada di Kabupaten Sleman, dan akan mendirikan dapur umum di salah satu tempat pengungsian. Karena itu, dana dari para pembaca masih terus dibutuhkan untuk operasional dapur umum dalam melayani korban bencana.

Salurkan dana Anda ke rekening:
BCA 
no. 873 0074 922
a.n. Diana Rahayu

Semoga ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang terkena musibah. Dan musibah ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk selalu dekat kepada Allah SWT dalam setiap aktivitas kita.
READ MORE - Salurkan Bantuan Anda Untuk Korban Merapi

Sepeda Itu Jadi Milik Pengasong

CikarangNews6 - Satu acara menarik pada saat acara Jalan Sehat dan Senam PKS adalah pembagian doorprize. Acara ini diselenggarakan untuk memeriahkan MUSDA ke-2 PKS Kab. Bekasi yang diadakan tanggal 7-8 November di Hotel Sahid Lippo Cikarang.

Pak Miska dari Karang Bahagia yang kini bahagia dapatkan sepeda
Setelah jalan sehat dan melaksanakan senam PKS Nusantara, diadakan pengundian doorprize. Setiap peserta mendapatkan satu kupon doorprize. Pengundian dilakukan setelah beberapa sambutan dari pengurus teras DPD Kab. Bekasi.

Antusias mengikuti kuis berhadiah kaos
Doorprize yang disediakan oleh panitia adalah kipas angin, rice cooker, hape, TV, sepeda mini dan sepeda balap. Selain itu juga ada beberapa hadiah kaos dan kemeja koko untuk kuis-kuis ringan sekitar ke-PKS-an. Kuis ini diikuti secara antusias oleh peserta yang memang kebanyakan adalah kader PKS.

Yang menarik adalah saat pengocokan nomor untuk sepeda mini. Ternyata sepeda mini ini menjadi milik anak Pasir Gombong yang hadir di acara itu. Karuan saja ketika sepeda digotong turun panggung, dia segera menaikinya pulang.

Juga tak kalah menariknya adalah pengocokan nomor untuk sepada balap. Ternyata sepeda ini jatuh ke tangan Pak Miska dari Karang Bahagia. Ketika ditanya oleh MC untuk apa sepeda ini nantinya. Pak Miska menjawab, ”Saya kan pedagang asongan, nanti bisa saya pake jualan.” yang disambut tawa dan tepuk tangan hadirin.

TV 21" pun dibagi untuk doorprize
Kemudian di depan Bu Cucu, istri Bupati yang sedang asik main futsal, Pak Miska menyampaikan kesannya dengan Bupati. ”Di suatu acara, Pak Bupati memborong dagangan saya dan teman-teman. Rupanya panitia lupa membayarkan uangnya Bupati. Maka saya mewakili teman-teman menemui beliau di teras masjid Kabupaten. Dan beliau dengan ringan mengganti semua dagangan kami. Pak Bupati memperhatikan rakyat kecil!” kata Pak Miska dengan penuh semangat sambil meneriakkan dukungannya untuk Bupati. Hadirinpun membalas dengan tepuk tangan.
READ MORE - Sepeda Itu Jadi Milik Pengasong

Bupati Bekasi Menciptakan Hattrick

CikarangNews6 - Tak lelah setelah jalan pagi dan senam, Bupati Bekasi juga turun memeriahkan pertandingan futsal antar DPC se-Kabupaten Bekasi. Bahkan turun di partai pertama.
Pak Sa'ad, Bupati Bekasi, sedang menggiring bola menuju gawang lawan.


Peratandingan Futsal dilaksanakan Sabtu (6/11) di gedung futsal Hadhamas, Pasir Gombong, Cikarang Utara. Acara ini dilaksanakan dalam rangka pembukaan Musyawarah Daerah ke-2 PKS Kabupaten Bekasi.

Stamina yang bagus tampak dimiliki oleh para pemain. Mereka bermain dua babak yang diikuti dengan penuh semangat, termasuk juga Bupati Bekasi Dr. Sa’aduddin. Bukan hanya itu, Pak Sa’ad –demikian ia biasa dipanggil- bahkan menciptakan hattrick dengan menyarangkan 3 gol ke gawang lawan. Pertandingan melawan DPC Cikarang Utara ini berakhir dengan skor 6 – 6.
READ MORE - Bupati Bekasi Menciptakan Hattrick

Senam Etnis se-Nusantara

CikarangNews6 - Setelah mengikuti jalan sehat bersama Bupati, seluruh kader dan simpatisan PKS Sabtu kemarin (6/11) mengikuti senam PKS Nusantara di halaman parkir gedung futsal Hadhamas. Senam yang dilahirkan oleh Departemen Olah Raga PKS ini memang menarik. Karena gerakannya yang energik, mudah, dan meriah karena diiringi oleh beberapa lagu daerah di Indonesia.

Disini Anda akan bersenam aerobik dengan diiringi lagu Jali-jali dari Betawi, Bungong Jeumpa dari Aceh, Manuk Dadali dari Jawa Barat, Yamko Rambe Yamko dari Papua, Dindin Badindin dari Sumatera Barat, dan lain-lain.

Bagi peserta yang setiap Ahad mengikutinya di Botanic Garden Cikarang Baru, tentu sudah bisa menghafal gerakan senamnya. Tapi bagi yang belum pernah, tentu tak mudah mengikuti gerakan senamnya. Meskipun demikian tiga instrukrur di atas panggung terus bergerak dan memberi aba-aba agar gerakan peserta lebih seragam dan tetap energik. 

Di barisan depan, tampak Bupati Bekasi, Dr. Sa’aduddin, ketua panitia Musda ke-2, Ust. Adih Amin, Lc, M.A., ketua DPD Ust. Asmeldi Firman, dan lain-lain.

Setelah senam ini sebagian peserta akan bertanding futsal. Bupati Bekasi juga akan turun berlaga dalam pertandingan Futsal dalam memeriahkan MUSDA ke-2 PKS Kab. Bekasi ini.
READ MORE - Senam Etnis se-Nusantara

Jalan Sehat Bersama Bupati

CikarangNews6- Ada yang luar biasa di hari Sabtu (6/11/2010) ini di Pasir Gombong dan sekitarnya. Pagi-pagi jam 6.00 bergerak rombongan jalan sehat. Di barisan paling depan ada orang nomor satu di Kabupaten Bekasi, yaitu Dr. Sa’aduddin, Bupati Bekasi.


Diikuti para kader dan simpatisan PKS, rombongan ini sedang melaksanakan jalan sehat. Start dari Hadhamas, Pasir Gombong, rombongan menuju jalan Industri Pasir Gombong, lalu masuk ke kawasan Industri Jababeka I. Diikuti oleh laki-laki, perempuan, dewasa dan anak-anak, rombongan bergerak penuh semangat menyongsong pagi yang cerah ini.

Tampak beberapa pengurus teras DPD PKS Bekasi dan juga anggota legeslatif dari PKS. Ya, acara ini memang dalam rangka pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) ke-2 PKS Kab. Bekasi yang akan digelar tanggal 7-8 Novemver 2010 di Hotel Sahid Lippo Cikarang.

Jalan sehat berakhir kembali ke komplek Futsal Hadhamas. Lalu dilanjutkan dengan senam bersama Senam PKS Nusantara. Sebelum dilanjutkan dengan kejuaraan Futsal antar DPC PKS se-Kabupaten Bekasi.
READ MORE - Jalan Sehat Bersama Bupati

Public Speaking untuk Para Da'i

Senin, 01 November 2010

CikarangNews6 - Setelah berdiri tiga bulan yang lalu, Korp Muballigh Cikarang (KMC) mulai bergerak. Kini (31/10) bagian Pelatihan mengadakan Mudzakaroh Du’at bekerja sama dengan Radio Gema Annisa, Lembaga Da’wah dan Sosial RGA dan Badar TV. Acara ini mengusung tema besar ”Bersama Membina Ummat”.

Untuk sarasehan awal ini disampaikan materi tentang public speaking. Pembicara khusus didatangkan dari Lembaga Manajemen Terapan TRUSTCO. Melalui materi ini digambarkan bagaimana seorang da’i berbicara efektif, materinya disampaikan dengan kemasan yang menarik sehingga da’wah didengar oleh audiens.

Persaingan para da’i saat ini bukan dengan sesama da’i tentu saja. Tapi dengan hiburan-hiburan yang ditayangkan oleh TV, video, VCD maupun hiburan langsung di tempat-tempat umum. Karena itu, da’i harus pandai-pandai mengewas materi da’wahnya sehingga tidak ditinggalkan orang.

Kini banyak orang menimba ilmu bukan dari ustadz atau ustadzah, tapi dari para motivator yang memang menarik cara penyampaiannya. Multimedia adalah teknologi informasi baru yang dapat digunakan oleh para da’i. Karena itu da’i harus melek terhadap teknologi informasi ini.

Inilah salah satu poin dalam materi sarasehan atau Mudzakaroh Du’at kali ini. Selanjutnya KMC akan terus mengadakan pelatihan demi pelatihan sehingga kualitas da’i semakin baik, baik dalam penguasaan materi maupun cara penyampaiannya.

Acara ini diadakan di Auditorium RS. Annisa, Cikarang Utara dan dihadiri oleh 70 peserta dari berbagai ormas Islam di Cikarang. ”Insya Allah akan ada pelatihan-pelatihan selanjutnya.” kata Choirul Asyhar ketua panitia acara ini, saat menyampaikan statemennya di Badar TV. 
READ MORE - Public Speaking untuk Para Da'i

KMC Adakan Training Para Da’i

Kamis, 28 Oktober 2010

CikarangNews6: Korps Muballigh Cikarang (KMC) akan menyelenggarakan pelatihan bagi para da’i. Da’i sebagai ujung tombak pembinaan umat memang perlu tetap terus belajar. Baik untuk memperkuat ruhiyahnya, juga untuk memperbaiki caranya berda’wah di depan umum.

Selain ilmu yang disampaikan, juga harus diperhatikan bagaimana cara menyampaikannya. Materi bagus, tapi penyampaiannya kurang menarik, bisa membuat hadirin ngantuk. Penyampaian menarik tak harus dengan penuh canda tawa. Tapi bisa dengan bahasa tubuh yang bagus, intonasi suara yang tepat dan sebagainya.

Inilah yang akan disampaikan dalam acara Mudzakarah Du’at nanti. Insya Allah acara akan dilaksanakan pada: 

Ahad, 31 Oktober 2010, 
jam 8.00 – 12.00 
di Auditorium Rumah Sakit Annisa, 
Cikarang Utara 

Acara yang diselenggarakan bekerjasama dengan Radio Gema Annisa, Badar TV dan Lembaga Da’wah dan Sosial RGA ini terbuka untuk para da’i dan siapapun yang bergiat dalam aktifitas da’wah.

”Dan tidak dipungut biaya, alias GRATIS.” kata Ustadz Adih Amin, MA, ketua KMC.
READ MORE - KMC Adakan Training Para Da’i

CIKARANG BARU : LAGI-LAGI BANJIR

Sabtu, 23 Oktober 2010

CikarangNews6: Hujan deras yang mengguyur wilayah Cikarang dan sekitarnya pada kamis malam (21/10/2010) berakibat sangat fatal.Aliran sungai Cilemah abang, Cikarang Baru sontak meluap dan tak sanggup lagi di bendung.

Air mulai merambah ke perumahan wilayah puspa/puspita, kasuari dan semua wilayah yang berdekatan dengan sungai ketika hujan telah reda dengan ganasnya.


Dan banjir mulai terjadi sejak pukul 19.00wib dengan aliran yang sangat deras.Mobil serta sepedamotor tak bisa melewati jalan utama yang dipenuhi dengan air setinggi lutut orang dewasa, banyak dari kendaraan yang lewat akhirnya putar balik.


Ada pula yang memilih jalan alternatif, belok kanan dari arah pecenongan square. Tingginya genangan air dirasakan mulai PT.Mattel jababeka II, dan semakin tinggi ketika mendekati jembatan sungai Cilemah abang.


Terlihat beberapa warga mencoba menjebol pembatas jalan untuk memperlancar aliran sungai yang telah overload di atas jembatan.


Rumah salah satu kontributor CikarangNews6 pun yang terletak di Jl.Puspita VI tak luput dari amukan banjir kali Cilemahabang, aliran air di depan Masjid Mekar Indah sangat deras dan tak dapat dilawan.


Kondisi genangan air di Jl.Puspita VI sudah hampir mencapai lutut orang dewasa, air sudah mulai merembet memasuki kamar mandi, sebagian kecil kamar tamu dan dapur yang terletak bersebrangan dengan ruang tamu.


Kontributor CikarangNews6 (nikolas) sampai di rumah kira-kira pukul 19.45malam, kondisi genangan air saat itu sedang mencapai puncaknya.


Beruntung keluarga kami ketika itu sudah mengungsi ke rumah tetangga depan rumah.


Air banjir berangsur surut sekitar pukul 20.15 ~ 21.30.


Terlihat dengan jelas lumpur yang berserakan di sepanjang Jl.Puspita VI, akibat banjir semalam.


Perumahan Cikarang Baru, kini sangat rentan banjir.Mengapa demikian ???


[foto diambil dari cikarangonline]

READ MORE - CIKARANG BARU : LAGI-LAGI BANJIR

Komunitas : Muslimsein

Selasa, 05 Oktober 2010


CikarangNews6: MASJID ANNAHL adalah sebuah bangunan megah yang berdiri kokoh disebuah perusahaan PMA Korea Selatan di wilayah Jababeka Industrial Estate.

Tidak hanya berbangunan megah, kehidupan dan kegiatan kerohanian di sini Insya Allah terus berdenyut , seiring target produksi dan keep schedule yang sudah menjadi budaya karyawan secara menyeluruh.

Alhamdulillah, pihak management perusahaan mendukung secara penuh setiap kegiatan yang digulirkan DKM ANNAHL dari mulai kajian harian : tilawah, hadist, fiqih, kajian bulanan dan moment-moment khusus seperti halal-bihalal (GEMA SYAWAL) juga kegiatan Sosial diluar lingkungan kerja seperti : bantuan Korban bencana alam dan kegiatan TEBAR HEWAN QURBAN setiap Idul Adha tiba.

Hambatan dalam dakwah di lingkungan Muslimsein hampir tidak ada, hanya sesekali terlihat riak-gelombang dan kerikil-kerikil kecil yang menjadi sandungan.

Segarnya angin dakwah di Muslimsein, tentu tidak serta merta terjadi begitu saja.Ada masa-masa perjuangan yang cukup ‘a lot’ dan menyita banyak energi serta “berdarah-darah” di masa awal-awal pembentukan kepengurusan dan perjuangan untuk mendapatkan tempat ibadah yang layak.

Karenanya, Ibadat kemerdekaan negara kita yang sudah diperjuangkan para Syuhada, maka kini tugas kita tinggal mengisi dan memaknai perjuangan pendahulu kita dengan maksimal.

--

ANNAHL, adalah nama yang terdapat dalam salah satu Al-Qur’an yang berarti lebah.Lebah digambarkan dalam Al-Qur’an merupakan salah satu mahluk yang sangat mulia.

Sosok yang baik, mudah berkoloni, pekerja keras, saling menolong, rajin bekerja, memiliki ketangkasan dan keberanian luarbiasa.Apa yang di makannya dari yang baik-baik dan apa yang di’keluar’kannya juga baik, bahkan sangat bermanfaat bagi mahluk lain di muka bumi ini.

Lebah adalah mahluk cinta damai, dimanapun dia hinggap, dia tidak pernah membuat ONAR dan RUSUH.Ia tidak pernah mencari musuh, tapi…sekalinya bertemu dengan musuh, ia akan mengerahkan seluruh kemampuannya untuk mempertahankan diri.

--

Demikian, sekelumit cerita kami dari komunitas Muslimsein.

Bagaimana dengan kondisi dakwah dan kegiatan di Masjid/musholla tempat anda bekerja?

Boleh jadi jauh lebih baik dari kondisi kami disini.Kami sangat senang jika anda juga mau sharing dan berbagi.

Jazakallah…

READ MORE - Komunitas : Muslimsein

Game Online Semakin Meresahkan Orang Tua

Kamis, 02 September 2010

CikarangNews6: Telpon di kantor bimbel IbnuSina berdering. Saya mengangkatnya. Saya lihat jam dinding menunjukkan jam 9.30 malam.
"Assalamu'alaikum." kalimat pembuka saya. Yang diseberang sana menjawabnya. Lalu disambung dengan pertanyaan.
"Pak, Budi (bukan nama sebenarnya) sudah pulang les, Pak?" Tanyanya panik, sehingga lupa memperkenalkan dirinya, bahwa dia Ibu si Budi. 
Saya kaget. Bukan karena sudah jelas jam segini les sudah bubaran satu jam yang lalu. Tapi, kaget karena sudah sebulan ini Budi tidak datang les di tempat saya. Kalau tidak musim ulangan, memang ada murid yang males belajar. Jadi saya kurang aktif kros cek ke orang tua perihal absen mereka. 
"Maaf, Bu. Budi sudah sebulan ini tidak les."
"Apa, Pak? Masak, dia setiap hari pamitan les, lho, Pak!" 
"Tadi temannya bilang, ketemu Budi di depan warnet." Tanpa banyak bicara Ibu Budi segera menutup pembicaraannya. Ada nada geram di seberang sana.
Ini bukan pertama kali terjadi di bimbel saya. Beberapa bulan sebelumnya, ada laporan yang sama dari seorang murid. Dan saya saat itu langsung menghubungi orang tuanya. Dan orang tuanya benar-benar kaget dengan penjelasan ini.
Game Online memang sudah seperti candu baru di lingkungan kita. Anak-anak tidak gaul kalau tidak mengenal game online. Di kelas obrolan murid-murid juga sekitar istilah-istilah dalam game online itu. Anak-anak jadi tidak bisa konsentrasi belajar. Bahkan di masjid pun, sebelum dan sesudah shalat, anak-anak juga ngobrolin prestasinya dalam game online. Permainan ini sungguh meresahkan. Memboroskan uang. Menurunkan prestasi belajar. Bahkan mungkin juga membuat anak-anak berani menilep uang les-nya. 
Orang tua resah, tapi makin banyak saja warnet game online di Cikarang Baru ini. Di Rusa Raya saja ada lebih dari 3 warnet yang salah satu menunya pasti game online itu. Di ruko Gardenia, tak kurang dari 3. Di Ruko Anggrek juga demikian. Belum lagi yang ada di rumah-rumah pemukiman.
"Ayah, buka warnet aja, yah..." saran anak saya empat tahun yang lalu. Dia tahu bisnis ini bisa jadi sumber uang. 
"Ayah gak pengen. Kasihan sama anak-anak yang nantinya jadi lupa waktu. Lupa belajar." jawab saya waktu itu.
"Ya, itu kan urusan mereka." jawab anak saya.
"Ooo, gak boleh begitu. Kita kalau bisnis jangan cuma cari keuntungan saja. Lihat dampak lainnya juga. Ayah ikut berdosa kalau mereka melalaikan waktu gara-gara nongkrong di warnet." 
Kini Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo RI  Gatot S. Dewo Broto mengatakan, game online sama bahayanya dengan situs porno yang meresahkan masyarakat. 
"Jika Anda atau anggota masyarakat lain merasa gerah, resah, khawatir, atau terganggu dengan maraknya game online, silakan saja sampaikan pengaduan ke penegak hukum. Dan penegak hukumlah yang berkoordinasi dengan kami di Kominfo dan para penyelenggara ISP," katanya.
Depkominfo melalui Direktur Pemberdayaan Telematika Departemen Komunikasi dan Informatika RI menyampaikan bahwa tidak sedikit pecandu games online yang sakit-sakitan, bahkan hingga membawa korbannya kepada kematian akibat tidak mengenal waktu dalam mengakses permainan itu.
Senang saya mendengar niat baik pemerintah ini. Bahkan katanya game online dengan situs porno telah diatur sama dalam peraturan undang-undang. Sebenarnya, lanjutnya, yang diatur dalam UU ITE, pada Pasal 27 hingga Pasal 35 adalah berisi larangan konten yang terkait dengan pencemaran nama baik, perjudian, pornografi, SARA, dan sebagainya.

"Terkait game online, bisa masuk ke ranah perjudian. Itu tidak boleh diselancarkan di ranah internet, hukumnya haram," kata Gatot S. Dewa Broto (Hidayatullah.com, Sabtu (28/08)).

Pihaknya meminta agar masyarakat aktif memberikan masukan kepada pemerintah terkait hak-hak yang tidak mengenakkan dan meresahkan.

Umumnya game online yang diakses atau play station yang digemari anak-anak banyak mengandung unsur kekerasan. Akumulasi dari interaksi dengan game berunsur kekerasan itu akan mempengaruhi kepribadian mereka dan membentuk mereka menjadi suka marah dan temperamental.

READ MORE - Game Online Semakin Meresahkan Orang Tua

Hidayah: Impian Mengunjungi Masjidil Haram Itu Akhirnya Terwujud

Rabu, 01 September 2010

CikarangNews6:    REPUBLIKA.CO.ID,MAKKAH--Marion (46 tahun) hanyalah seorang pekerja asal Filipina yang mengadu nasib di Arab Saudi. Selama lima bulan terakhir, pria yang bekerja di sebuah perusahaan saluran air di Makkah ini tinggal di Taneem, Makkah. Tempat tinggalnya itu hanya beberapa meter dari batas tanah Haram.
Hassan Ammar/AP
Impiannya Mengunjungi Masjidil Haram Pun Terwujud
Masjidil Haram


Dia sebelumnya bekerja di Inggris. Selama tinggal di sana, ayah dua anak ini selalu menatap perbatasan tanah Haram itu. Entah, seperti ada yang menuntun dirinya, tanah yang disucikan umat Islam itu begitu menarik perhatiannya. Perbatasan tanah Haram itu seakan ikut mempermudah dirinya untuk merasakah rahmat Allah SWT.

Di televisi, Marion pun sering melihat tayangan Masjidil Haram dengan bangunan Ka'bah yang menjadi sentralnya. Perlahan, tanpa disadarinya, tayangan itu ikut mempengaruhi perubahan dirinya. Meskipun dia bukan seorang Muslim, Marion ingin sekali pergi ke Masjidil Haram. Dia pun mulai menginginkan suatu saat menjadi seorang Muslim. ''Aku memimpikan suatu hari akan menjadi seorang Muslim, pergi ke Masjidil Haram untuk melakukan umrah,'' tuturnya kepada Arab News.

Rupanya, Allah mempermudah keinginannya itu. Tak sampai enam bulan sejak tinggal di Taneem, Marion pun mengucapkan dua kalimat syahadat. Dia mengucapkannya di Kantor Bimbingan Propagasi Asing (Jaliyat) Taneem belum lama ini. Dia lantas mulai mempelajari Islam dan mengucapkan selamat tinggal kepada agama lamanya yang telah dianutnya lebih dari empat dekade.

''Ada beberapa rekan Muslim Filipina di perusahaan saya. Aku sangat terkesan dengan ritual agama mereka, shalat, membaca Al Qur'an, dan pergi umrah,'' tutur Marion. ''Saya ingin bisa masuk ke area Haram sebagai seorang Muslim,'' tambahnya.

Usai menjadi Muslim, Marion mengaku kini menjadi lebih bahagia dan hatinya lebih tenang. Bahkan, dia pun sekarang bisa merasakan nikmatnya membaca Alquran. ''Saya melihat Alquran merupakan obat mujarab untuk semua penyakit manusia,'' ujarnya.

Tak hanya itu, Marion juga sudah tak sabar segera memberi kabar istri dan keluarganya di Filipina tentang dirinya yang sudah menjadi mualaf. Dia berharap keluarganya bisa mengikuti jejak dirinya kembali ke agama yang benar. Dan sebagai seorang Muslim, kini dia bisa bebas mengunjungi Masjidil Haram yang diimpikannya
READ MORE - Hidayah: Impian Mengunjungi Masjidil Haram Itu Akhirnya Terwujud

Indahnya I'tikaf di Mekar Indah

Senin, 30 Agustus 2010


CikarangNews6: Ramadhan sebentar lagi meninggalkan kita, saat ini telah menginjak masa-masa akhir di pekan ketiga..artinya kita akan segera memasuki waktu ber- I’tikaf.
Sebagaimana yang dicontohkan Rosulullah saw, beliau lebih menghidupkan malam dan mengencangkan ikat pinggang di 10 hari terakhir ramadhan.


Sebagian orang terharu dan harap-harap cemas, sebagian bahagia, sebagian lagi cuek…tergantung, seberapa tebal tingkatan keimanan mereka masing-masing.


Tempat (masjid) untuk I’tikaf yang nyaman biasanya menjadi prioritas untuk dipilih, selain pengisi materi kajian dan jarak yang tak terlalu jauh dari tempat tinggal.


Masjid Mekar Indah di kawasan Cikarang Baru dapat dikategorikan sebagai tempat layak untuk ber-I’tikaf.Setiap tahunnya tak pernah sepi pengunjung ketika memasuki waktu I’tikaf.


Masjid yang satu ini areanya cukup luas, apalagi baru-baru telah melakukan pembenahan sehingga area tempat sholat semakin lega saja.Dilengkapi sound system yang cukup berkualitas.


Dilengkapi dengan tempat parkir motor yang leluasa, dengan nuansa sekitar masjid yang cukup hening dan nyaman.


Sederet Ustadz ‘yang tak asing lagi’ biasanya siap mengisi malam-malam I’tikaf di Masjid Mekar indah dengan siraman rohaninya dan diskusi-diskusi keagamaan yang diselenggarakan ba’da shalat tarweh hingga jam 10 malam.


Dilanjut dengan shalat tahajjud jam 2.30 dini hari hingga jam 4.00, dilanjutkan dengan makan sahur bersama dan shalat subuh berjama’ah.


Subahanallah, sungguh indah ber-I’tikaf di masjid Mekar Indah.
Jika tidak ada perubahan, berikut ini jadwal pengisi kajian I’tikaf di Masjid Mekar Indah, Cikarang Baru :


30.ags.2010 : Mahmud al-hafidz thema : Cara Cepat Menghafal Al-Qur’an
31.ags.2010 : Sona’I Abdurrahman Lc thema : Alqur’an dan Kisah Umat terdahulu
01.sep.2010 : Juju Jubair S.HI thema : Ekonomi Berkah Syariah
02.sep.2010 : Apud Kusaeri Msi thema : Keluarga Harmonis yang Islami
03.sep.2010 : Mahmud Muklis thema : Dakwah media dalam Islam
04.sep.2010 : Zaenal Muttaqin Lc thema : Masyarakat Madinah dibawah naungan Al-Qur’an
05.sep.2010 : M.Adih Amin Lc MA thema : Model Masyarakat Qur’ani


Mari kita isi hari-hari terkahir Ramadhan tahun ini dengan aktifitas I’tikaf.Masjid Mekar Indah siap menampung jama’ah untuk kegiatan tersebut.


Alamat Masjid Mekar Indah : Jl.Puspita II Mekar Indah Cikarang Baru Tlp : (021) 89832007 (nikolas)
READ MORE - Indahnya I'tikaf di Mekar Indah

Ramadhan di Makkah: Hari-hari al-Qur’an

Rabu, 25 Agustus 2010

CikarangNews6: Saat Ramadhan, semua penghafal al-Qur’an ‘turun gunung’ ke masjid-masjid atau mushollah

Hidayatullah.com—Tahun ini, usia saya sudah hampir 51 tahun. Tidak terasa, saya sudah berada Tanah Haram, sekitar 33 tahun lamanya. Pertama kali menginjakkan kaki di Makkah, tujuan saya ada mengaji. Saya akhirnya kuliah di Umul Qura’ di jurusan Ushuluddin.

Namun karena semenjak kuliah saya sudah berurusan dengan jamaah haji dan umrah, akhirnya lambat laun saya menjadi 
mutawwif (pembimbing umrah dan haji) dan menghandle jamaah.  Kini, saya, istri, anak-anak, dan orangtua, sudah tinggal di sini.

Ramadhan di bumi kelahiran Nabi Muhammad ini sudah saya rasakan lebih dari seperempat abad lamanya. Meski demikian, suasana ibadahnya kayaknya hampir sama saja. Tetap indah dan tak pernah membosankan. Bahkan dari tahun ke tahun, suasana kemudahan semakin banyak.

Suasana orang yang ingin beribadah di Haram hampir sama dengan jamaah Haji. Ini terjadi karena banyak orang melakukan umrah, sebagaimana  ada 
targhib (janji) dari Rasulullah.  Akibatnya, jamaah membludak dan hotel ikut jadi mahal. Wajar saja, ini karena permintaan lebih banyak dari persediaan kamar. Banyak orang mampu ingin menikmati suasana indah Ramadhan di Masjidil Haram.

Hanya saja, di bulan Ramadhan, suasanya jauh lebih teratur, sebab manusianya jauh lebih ngerti agama. Agak berbeda sekali dengan musim haji yang boleh dikatakan lebih kacau balau.

Sekedar contoh, di Bulan Ramadhan, tidak ada perempuan berdiri satu saf dengan laki-laki. Sebaliknya di haji itu menjadi pemandangan biasa. Sebab umumnya, kalau haji yang datang banyak orang kampung dan sebagian besar belum pernah kenal teknologi tinggi. Seperti naik lift yang dikhususkan wanita. Selain itu, tingkat bekal ilmu syar'inya belum memadai. Sedang bulan Ramadhaan sebaliknya.

Saat Ramadhan Masjidil Haram jauh lebih bersih, tapi tidak saat di musim haji. Susana seperti ini bukan hanya ada di Masjidil Haram saja, namun hampir terjadi di kota Makkah secara umum.

Selama lebih dari 30 tahun, baru sekali saya Ramadhan di Indonesia.  Tapi di Indonesia sangat keterlaluan. Di Jakarta,  misalnya, siangnya tidak terlihat suasana 
shaum Ramadhan sama sekali. Banyak  orang makan dan minum minum. Warung juga buka seperti biasa di mana-mana.  Pokoknya tidak ada suasana yang mendukung ibadah. Hanya malamnya saja yang kelihatan karena masjid-masjid menyelenggarakan tarawih.

Pernah menjelang buka saya singgah di salah satu mushollah. Mengagetkan, orangnya cuma satu. Dia yang adzan, dia yang iqomah dan dia pula yang menjadi imam. Sungguh memprihatinkan.

Saya sempat mampir ke masjid Ma'had Alhikmah di Jalan Bangka, Kemang. Di situ tarawihnya hampir satu juz. Atau di masjid jamaah Tablig di Hayam Wuruk, 
Alhamdulillah, imamnya huffaz dan bagus.

Di Indonesia, jika Ramadhan, mall dan TV sangat ramai, masjid malah sepi, apalagi jika menjelang
i'tikaf. Di Makkah sebaliknya. Untuk mencari stasiun TV luar harus menggunakan parabola.
“Banjir” Infaq dan al-Qur’an

Ramadhan di Makkah tidak ada dukanya. Hampir semua saya rasakan sebagai suka. Dari semua sisinya, baik urusan dunia dan akhirat.

Ini terjadi karena nuansa Ramadan di Makkah memang sangat kental nuansa ibadahnya. Apalagi kalau berada di sekitar Masjidil Haram. Tak ada yang kita saksikan kecuali semua orang berlomba-lomba beribadah dan bersedekah.

Selama Ramadhan, tak akan kita saksikan satu orangpun tidak berpuasa, layaknya di Indonesia. Selain itu, Ramadhan di sini, ibarat bulan infak. Hampir semua orang kita saksikan begitu semangat berinfak.

Setiap hari, semua orang –tak peduli orang Asli Arab atau pendatang-- membagi-bagi uang, makanan untuk iftar (buka puasa) dan lain-lain.

Seandainya ada orang datang ke Tanah Haram di Bulan Ramadhan tanpa uang sepeser pun, dipastikan ia tidak akan kelaparan dan pasti kenyang. Orang membagi iftar ada di mana-mana. Termasuk bekal sahur. Ibaratnya, hanya dengan bekal badan saja, orang sudah dijamin kenyang. Bahkan kalau berani, malah bisa pulang bisa membawa 1 kwintal kurma terbagus.

Sekedar catatan, di bulan Ramadhan, semua kurma yang terbaik di Saudi akan dikeluarkan. Dari yang harganya cuma 5 real (sekitarRp. 45 ribu) per kilo sampai yang harga 100 real (hampir 300 ribu) per kilo.

Keindahan yang tidak ada di tempat lain adalah semangat beribadah di masjid-masjid, khususnya di Masjidil Haram. Meski demikian,  hampir di semua masjid, walau masjid kecil sekalipun, semua penuh orang untuk dzikir, baca al-Quran atau shalat.

Satu lagi yang juga tak kalah indah di Makkah, para 
huffaz (penghafal al-Quran), betul-betul memanfaatkan Ramadhan untuk memuraja'ah (melancarkan) hafalannya.

Hampir semua imam tarawih di masjid kecil sekalipun, termasuk para imam  baru, sengaja diterjunkan oleh guru-guru mereka untuk memurajaah hafalannya. Ibaratnya, mereka ‘turun-gunung’ ke masjid-masjid kecil atau mushollah.

Huffaz yang saya maksud di sini adalah anak-anak yang baru belasan tahun. Usianya setingkat SMP atau SMU. Meski demikian, mereka adalah anak-anak yang sudah khatam hafalannya. 
Subhanallah, rata-rata di semua masjid, anak-anak muda yang ditugaskan menjadi imam tarawih itu memiliki suara yang luar biasa bagus, tartil dan lancar hafalannya. Sungguh luar biasa indah!

Pemandangan ini, bukan sebuah pemandangan aneh. Bahkan pernah, di sebuah masjid kecil di Tanah Haram, yang menjadi imam anak berusia 6 tahun. Tapi jangan keliru, ia memiliki suara luar biasa bagus. Memang belum baligh, namun mereka sudah 
mumayyiz (yang telah mampu membedakan mana yang baik dan yang buruk).

Sementara itu, di Masjidil Haram, banyak orang  menanti para huffaz, yang umumnya imam senior menjadi imam secara bergantian, sampai selesai satu juz.

Meski di Masjidil Haram shalatnya tarawihnya 23 rakaat (20+3), rata-rata jamaah menikmati dan sangat merindukan. Bacaan 1 juz yang membutuhkan waktu sekitar dua jam tak membuat orang bosan atau beranjak.

Ini karena orang begitu menikmati beribadah. Bacaan yang indah dan mengasyikkan ikut membawa suasana jamaah bersemangat. Tak sedikit jamaah menangis karena mereka menghayati makna bacaan imam. Ada juga yang ikut menangis karena di samping kiri dan kanan mereka sudah menangis,.

Dengan kata lain, bulan Ramadhan di Tanah Haram itu seperti bulan al-Quran. Bulan Ramadhan, adalah hari-harinya demo keindahan al-Quran.


[Diceritakan oleh Amiruddin Abdullah Rasul dari Tanah Haram/hidayatullah.com]
READ MORE - Ramadhan di Makkah: Hari-hari al-Qur’an

KH Noer Alie: Singa Karawang-Bekasi

CikarangNews6:  
Siapa yang tak kenal puisi Karawang-Bekasi karya Chairil Anwar? Tapi adakah yang tahu mengapa ia menciptakan puisi yang melegenda itu? Mungkin tak banyak yang menduga jika Chairil terinpsirasi oleh seorang warga Bekasi asli bernama KH Noer Alie.













Hingga kini, nama KH Noer Alie memang belum dikenal luas di pentas nasional. Bahkan, di kalangan masyarakat Bekasi pun, masih ada yang belum mengenalnya. Namun, jika ia bisa menginspirasi seorang Chairil Anwar, pasti ada suatu keistimewaan yang dimilikinya.
Ya, KH Noer Alie memiliki jejak perjuangan yang tak kelah heroiknya dengan pahlawan nasional lain semisal Soekarno, Hatta, Agus Salim, Natsir dan lainnya. Tercatat, dari sekian banyak pertempuran antara KH Noer Alie dan masyarakat Bekasi dengan penjajah, ada dua perlawanan yang melegenda.
Pertama,  Pertempuran Sasak Kapuk. Pertempuran sengit itu meletus pada 29 November 1945, antara pasukan KH Noer Alie dengan Sekutu – Inggris di Pondok Ungu. Pasukan rakyat KH Noer Alie mendesak pasukan Sekutu dengan serangan mendadak. Melihat pasukan Sekutu  terdesak, mulai timbul rasa takabur pada pasukannya, sehingga ketika pasukan Sekutu mulai berbalik setelah sekitar satu jam terdesak, pasukan rakyat berbalik terdesak sampai jembatan Sasak Kapuk, Pondok Ungu, Bekasi.
Melihat kondisi pasukannya yang  kocar-kacir, KH Noer Alie memerintahkan untuk mundur. Tapi, sebagian pasukannya masih tetap bertahan, sehingga sekitar tiga puluh orang pasukan Laskar Rakyat gugur dalam pertempuran tersebut.
Kedua, Peristiwa Rawa Gede. Untuk menunjukkan bahwa pertahanan Indonesia masih eksis, KH Noer Alie memerintahkan pasukannya bersama masyarakat di Tanjung Karekok, Rawa Gede, dan Karawang, untuk membuat bendera merah – putih ukuran kecil terbuat dari kertas.
Ribuan bendera tersebut lalu ditancapkan di setiap pohon dan rumah penduduk dengan tujuan membangkitkan moral rakyat bahwa di tengah – tengah kekuasaan Belanda, masih ada pasukan Indonesia yang terus melakukan perlawanan.
Aksi heroik tersebut membuat Belanda terperangah dan mengira pemasangan bendera merah-putih tersebut dilakukan oleh TNI.  Belanda langsung mencari Mayor Lukas Kustaryo. Karena tidak ditemukan, mereka marah dan membantai sekitar 400 orang warga sekitar Rawa Gede.
Pembantaian yang terkenal dalam laporan De Exceseen Nota Belanda itu, di satu sisi mengakibatkan terbunuhnya rakyat, namun disisi lain para para petinggi Belanda dan Indonesia tersadar bahwa di sekitar Karawang, Cikampek, Bekasi dan Jakarta masih ada kekuatan Indonesia. Sedangkan citra Belanda kian terpuruk, karena telah melakukan pembunuhan keji terhadap penduduk yang tidak bedosa.
Siapa sebenarnya KH Noer Alie?
Ia lahir di Desa Ujung Malang, Babelan, Bekasi pada 15 Juli 1914. Noer Alie adalah  anak keempat dari sepuluh bersaudara pasangan Anwar bin Layu dan Maimunah binti Tarbin. Tanda-tanda kepahlawanannya sudah terlihat sejak kecil. Suatu saat, ia pernah ditanya, apa cita-citanya di dunia. “Ingin membangun perkampungan surga,” jawab Noer Alie kecil.
Ia memiliki semangat belajar yang tinggi. Di usianya yang masih di bawah lima tahun, ia telah mampu menghapal surat –surat pendek dalam Al-Qur’an yang diajarkan oleh kedua orangtua dan kakaknya. Pada usia tujuh tahun, Noer Alie mengaji pada guru Maksum di kampung Ujung Malang Bulak. Pelajaran yang diberikan oleh gurunya lebih dititikberakan pada pengenalan dan mengeja huruf Arab, menyimak, menghafal dan membaca Juz-amma serta menghafal dasar – dasar Rukun Islam, Rukun Iman, tarikh para nabi, akhlak dan fikih.
Dua tahun kemudian, Noer Alie kecil mendapat guru baru bernama Mughni, masih  di Ujung Malang. Ia mendapatkan pelajaran-pelajaran alfiah atau tata bahasa Arab, Al-Qur’an, tajwid, nahwu, tauhid dan fiqih.
Saat beranjak remaja, Noer Alie pindah ke Klender. Ia mondok di sebuah pesantren dan menuntut ilmu pada guru Marzuki. Noer Alie remaja mempelajari kitab kuning (kitab Islam Klasik ) sebagai inti pendidikan. Di samping itu, ia juga belajar cara menunggang kuda dan berburu bajing, hewan pemakan buah kelapa yang dianggap sebagai hama.
Ketika usianya 20 tahun, ia pergi ke Mekkah. Di sana, ia menuntut ilmu di Madrasah Darul Ulum. Semangat belajarnya yang tinggi membuat ia berguru pada beberapa ulama di lingkungan Masjidil Haram, antara lain pada Syeikh Alie Al-Maliki (hadits); Syeikh Umar Hamdan (kutubusittah: hadits yang diriwayatkan oleh enam perawi: Buchori, Tarmizi, Abu Daud, Nasa’i dan Ibnu Majah ); Syeikh Ahmad Fatoni (fikih, dengan kitab Iqna sebagai acuan); Syeikh Mohamad Amin al-Quthbi (ilmu nahwu, qawati/sastra ), badi’/mengarang, tauhid dan mantiq/ ilmu logika yang mengandung filsafah Yunani, dengan kitab Asmuni sebagai acuan); Syeikh Abdul Zalil (ilmu politik); Syeikh Umar Atturki dan Syeikh Ibnu Arabi (hadits dan ulumul Qur’an).
Selama di negeri orang, ia aktif berorganisasi. Salah satunya, dengan menjadi anggota pelajar Islam dari Jepang, sebagai Ketua Persatuan Pelajar Betawi (PBB), dan  aktif di Perhimpunan Pelajar – Pelajar Indonesia (PPPI), Persatuan Talabah Indonesia (Pertindo) dan Perhimpunan Pelajar Indonesai Melayu (Perindom).
Noer Alie muda memutuskan kembali ke Tanah Air pada 1939 setelah mendapat kabar negerinya ditindas kaum penjajah. Sebuah pesan penting disampaikan Syeikh Alie Al – Maliki padanya. “ Ingat, jika bekerja jangan jadi penghulu (pegawai pemerintah). Kalau kamu mau mengajar, saya akan ridho dunia akhirat.” Pesan itu terus terngiang di benaknya hingga tiba di Indonesia.
Ulama Pejuang
Setibanya di Tanah Air, Noer Alie membuat gebrakan dengan mendirikan madrasah. Suami Siti Rahmah binti Mughni itu lalu menghimpun kekuatan umat, di antaranya membangun jalan tembus Ujung Malang – Teluk Pucung pada 1941.
Untuk mempersiapkan diri bila sewaktu – waktu bangsa Indonesia harus bertempur secara fisik, Noer Alie menyalurkan santrinya ke dalam Heiho (pembantu prajurit), Keibodan (barisan pembantu polisi) di Teluk Pucung. Salah seorang santrinya, Marzuki Alam, dipersilakan mengikuti latihan kemiliteran Pembela Tanah Air (Peta).
Saat Rapat Ikada digelar pada pada 19 September 1945 di Monas, Noer Alie datang dengan mengendarai delman. Nama Noer Alie kian dikenal di kalangan pejuang saat Bung Tomo meneriakkan namanya beberapa kali dalam siaran radionya di Surabaya, Jawa Timur.
Pada bulan November 1945, KH Noer Alie membentuk Laskar Rakyat. Seluruh badal (pasukan) dan santrinya diperintahkan menghentikan proses belajar-mengajar untuk mendukung perjuangan. Ia kemudian mengeluarkan fatwa: “Wajib hukumnya berjuang melawan penjajah.” Dalam waktu singkat, Laskar Rakyat berhasil menghimpun sekitar 200 orang yang merupakan gabungan para santri dan pemuda sekitar Babelan, Tarumajaya, Cilincing, Muaragembong. Mereka dilatih mental  oleh KH Noer Alie dan secara fisik dilatih dasar-dasar kemiliteran oleh Tentara Keamanan Rakyat (TKR) Bekasi dan Jatinegara.
Akhir 1945, dibentuk kesatuan bersenjata yang berafiliasi kepada partai politik. Saat itu, Abu GhozAlie sebagai komandan resimen Hizbullah Bekasi (badan pejuangan Partai Majelis Sjuro Muslimin Indonesia/ Masjumi) menunjuk KH Noer Alie sebagai komandan Batalyon III Hizbullah Bekasi.
Setelah Agresi Militer Pertama Belanda pada 1947, KH Noerl Alie mengadakan musyawarah darurat di Karawang. Itu dilakukan karena ia tidak rela melihat negerinya terus dijajah. Hasil musyawarah itu memutuskan untuk mengirim KH Noer Alie bersama lima orang rekannya menemui Panglima Besar Jenderal Soedirman di Jogjakarta.
Sesampai di Jogjakarta, rombongan KH Noer Alie diterima oleh Letnan Jenderal Oerip Soemohadjo karena Jenderal Soedirman tidak berada di tempat. KH Noer Alie diminta untuk melakukan perlawanan secara bergerilya. Ia kemudian mendirikan Hizbullah - Sabilillah pusat dengan nama Markas Pusat Hizbullah-Sabilillah ( MPHS ) yang diketuai langsung oleh dirinya.
Pada 10 Januari 1948, Mohammad Moe’min, Wakil Residen Jakarta dari pihak Republik Indonesia, mengangkat KH Noer Alie sebagai Koordinator (Pejabat Bupati) Kabupaten Jatinegara. Namun jabatan pemerintahan yang seharusnya dimulai pada 15 Januari 1948 tidak berlangsung lama, karena pada 17 Januari 1948 terjadi Perjanjian Renville yang mengharuskan tentara Indonesia di Jawa Barat hijrah ke Jawa Tengah dan Banten. KH Noer Alie memilih hijrah ke Banten dengan membawa 100 orang pasukan dari Kompi Syukur.
Ketika perlawanan bersenjata mulai mereda, pada 1949 KH Noer Alie memilih berjuang di lapangan sipil. Ia diminta membantu Muhammad Natsir sebagai anggota delegasi Republik Indonesia Serikat di Indonesia dalam konperensi Indonesia – Belanda.
Dalam kesempatan tersebut, KH Noer Alie sempat membahas kelanjutan perjuangan dengan tokoh – tokoh nasional di Jakarta, seperti Muhammad Natsir, Mr. Yusuf Wibisono, Mr. Muhammad Roem, Muhammad Syafe;I dan KH Rojiun, dan kemudian ia diminta untuk menyalurkan aspirasi polotiknya, bergabung dalam partai Masjumi.
Pada  Januari 1950, KH Noer Alie bersama teman – teman dan anak buahnya, seperti R. Supardi, Madnuin Hasibuan, Namin, Taminudin, Marzuki Hidayat, Marzuki Urmani, Nurhasan Ibnuhajar, A. Sirad, Hasan Syahroni dan Masturo membentuk Panitia Amanat Rakyat. Pada 17 Januari 1950, Panitia Amanat Rakyat itu kemudian menghimpun sekitar 25.000 rakyat Bekasi dan Cikarang di Alun – Alun Bekasi. Mereka mendeklarasikan resolusi yang menyatakan penyerahan kekuasaan pemerintah Federal kepada Republik Indonesia. Pengembalian seluruh Jawa Barat kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dan KH Noer Alie bersama Lukas Kustaryo menuntut agar nama kabupaten Jatinegara diubah menjadi Kabupaten Bekasi. Tuntutan tersebut diterima oleh Perdana Menteri Mohammad Natsir, sehingga pada 15 Agustus 1950 terbentuklah Kabupaten Bekasi di Jatinegara, serta selanjutnya dimasukkan ke dalam wilayah Provinsi Jawa Barat.
Ulama Kharismatik
KH Noer Alie dikenal dengan sebutan “Engkong Kiai.” Jika ia berjalan, tidak ada seorang pun, baik pejalan kaki atau pun yang memakai kendaraan, yang berani mendahuluinya. Mereka lebih cenderung untuk memilih jalan lain atau melompati got sebagai jalan pintas apabila terpaksa harus mendahului Engkong Kiai.
Pada zamannya, tidak ada akses jalan yang rusak di sekitar desa, karena apabila terjadi kerusakan jalan dan diketahui oleh KH Noer Alie, aparat pemerintah akan langsung buru – buru memperbaikinya, mengingat besarnya jasa beliau terhadap pembangunan, terutama di wilayah Bekasi.
Salah satu karya fenomenal yang berhasil diwujudkan oleh KH Noer Alie adalah pembangunan dan pembukaan akses jalan secara besar – besaran di sekitar Desa Ujungharapan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Semua warga dengan sukarela dan ikhlas akan mewakafkan tanahnya jika yang meminta KH Noer Alie. Ia pun tak segan untuk turun langsung bergotong-royong bersama warga membangun jalan seperti saat pelebaran Gang Perintis pada 1980.
Jasa-jasanya itulah yang akhirnya membuat ia dianugerahi gelar Pahlawan Nasional dan bintang Maha Putra Adipradana oleh pemerintah Republik Indonesia pada 2006. Penghargaan lainnya adalah dengan menjadikan nama “Singa Karawang-Bekasi” itu sebagai nama jalan di sepanjang Kalimalang menuju Jakarta.

Sumber: www.esqmagazine.com

READ MORE - KH Noer Alie: Singa Karawang-Bekasi