Bintang RDH Juara Festival Sepak Bola U-12

Selasa, 26 April 2011

SISKA NIRMALA/"PRLM"
SISKA NIRMALA/"PRLM"
TIM Bintang RDH menjuarai Festival Sepak Bola U-12 Piala Danone tingkat Jawa Barat. Mereka akan mewakili Jabar di tingkat Nasional.*
CikarangNews6 - CIMAHI, (PRLM).- Tim Bintang RDH Cikarang, Kabupaten Bekasi berhasil keluar sebag ai juara Festival Sepak Bola U-12 Piala Danone Tingkat Jawa Barat. Mereka mengalahkan Duta Motor Kota Bandung pada babak final di Lapangan Rajawali, Cimahi, Senin (25/4).
Mereka menang 5-4 melalui drama adu penalti. Sebelumnya, pertandingan berakhir seri tanpa gol 0-0.
Pertandingan final tersebut sebenarnya berlangsung pada Minggu (24/4). Namun setelah berjalan satu babak, pertandingan kemudian ditunda karena waktu yang terlalu larut dan kondisi lapangan yang tidak memungkinkan. Sehingga, pertandingan dilanjutkan pada Senin (25/4) pukul 8.00 WIB.
Pelatih Bintang RDH, Yulianto Sodikin mengaku sangat bersyukur dengan kemengan yang diraih timnya. Menurut dia, sejak awal timnya tidak memiliki target muluk-muluk untuk bisa menjadi juara. "Target awal cuma ikut serta, cari pengalaman. Kami bersyukur sekali, ngga nyangka," katanya seusai pertandingan.
Meskipun ini adalah keempat kalinya merekA mengikuti festival tersebut, namun ini adalah kali pertama Bintang RDH meraih gelar juara. "Biasanya kami cuma sampe 16 besar" ungkapnya.
Yulianto mengatakan bahwa sempat ditundanya pertandingan pada Minggu (24/4) menjadi keuntungan tersendiri bagi timnya. Menurut dia, hal tersebut menjadi kesempatan bagi anak asuhnya untuk beristirahat setelah kelelahan menjalani pertandingan seharian penuh.
Sebagai tim yang akan mewakili Jawa Barat di Festival Piala Danone tingkat Nasional di Jakarta nanti, dia mengatakan bahwa timnya akan lebih memaksimalkan persiapan. "Mudah-mudahan di Jakarta nanti juga bisa lolos jadi juara," katanya. (A-197/A-147)***
sumber: Pikiran Rakyat.com
READ MORE - Bintang RDH Juara Festival Sepak Bola U-12

200 ribu Kader PKS Tetap Solid

Selasa, 29 Maret 2011


CikarangNews6:  Ahad, 27 Maret 2011 menjadi istimewa bagi kader PKS. Di sela-sela hiruk pikuknya media memblow-up berbagai isu miring tentang PKS, kader PKS justru menjawabnya dengan kerja nyata. Bahwa ada pekerjaan lebih banyak daripada waktu yang dimiliki. Maka perlu skala prioritas melaksanakan agenda lebih besar. Salah satunya adalah aksi solidaritas dan kepedulian terhadap krisis di Timur Tengah.
200 ribu kader memutihkan sepanjang jalan dari Monas sampai Bunderan HI. Sedemikian banyaknya kader yang meluapkan solidaritas bagi dunia Islam. Ketika ujung barisan longmarch sudah kembali dari bunderan HI dan berada di depan gedung Panitia Pengawas Pemilu, ekor barisan massa masih di Monas.

Tokoh tua muda PKS juga turun ke jalan setelah berorasi bersama di panggung di Silang Monas. Hadir Dr. Hidayat Nurwahid, Sekjen Anis Matta, Ustadzah Yoyoh Yurso, Tri Wisaksana alias Bang Sani, Cagub DKI, Ketua DPW DKI Selamat Nudin. Juga ada Ketua Salimah Nur Hidayati. Selain itu juga hadir menyampaikan solidaritas dan dukungan atas acara ini adalah Sabam Sirait, sesepuh PDIP, Ketua Wali Gereja Injil Indonesia Nus Riemas, dan cendekiawan Hindu Ketut Widiarto.

Dalam orasinya para tokoh nasional ini sepakat untuk menentang pasukan multinasional yang menyerang Libya dimana yang menjadi korban adalah rakyat sipil. Mereka menentang kediktatoran Khaddafi dan memintanya segera mundur mengikuti jejak Ben Ali di Tunisia dan Husni Mubarrak di Mesir. Meskipun demikian mereka juga menolak cara-cara brutal Amerika dan sekutunya yang menunggangi resolusi DK PBB demi menguasai kilang-kilang minyak Libya
READ MORE - 200 ribu Kader PKS Tetap Solid

Liberalisme Yang Menyesatkan

Sabtu, 19 Maret 2011


CikarangNews6: "ISLAMLIBERAL101″

Kerusakan Aqidah dikalangan kaum muslimin dewasa ini banyak disebabkan oleh ide Sekuler-Pluralis-Liberalis (SEPILIS) yang diprovokasikan oleh sekelompok orang dengan bendera JIL.

Mereka ngaku muslim, tapi menyerang,melecehkan dan merongrong kemurnian Al-qur’an dan Sunnah2 Rosulullah SAW dengan dalih kebebasan (yang kebablasan) dalam berfikir.

Sekelompok orang dibawah bendera JIL ini adalah mereka yang belajar Islam dari para orientalis barat (yang notabene sangat membenci Islam itu sendiri), wajarlah kalau akhirnya mereka berkelakuan aneh, hasil pemikirannya aneh dan jauh menyimpang dari ISLAM (na’uzubillah).

Buku bertajuk ISLAMLIBERAL101 ini mengupas secara gamblang, apa, siapa dan bukti-bukti otentik pemikiran mereka yang telah merobek-robek Aqidah kaum muslimin.

Bahasa yang dipakai oleh Ust.Akmal Sjafril mudah dicerna dan tidak berbelit-belit.Buku ini wajib anda miliki, sebagai benteng diri agar tidak ikut terjerumus dalam kubangan Liberalisme yang merusak.

Tak pelak, kehadiran buku ini bikin GERAH dan bikin kebakaran JENGGOT gerombolan JIL dan kaun SEPILIS yang lain.

Note: - Buku ISLAMLIBERAL101 adalah salah satu best seller di IBF (Islamic Book Fair)

Syukron jazakallah..

link terkait : http://akmal.multiply.com/journal/item/422

READ MORE - Liberalisme Yang Menyesatkan

Pendidikan Antikorupsi Jadi Mulok di SMA/SMK Kab Bekasi

Rabu, 16 Februari 2011


Cikarang News 6- Tahun 2011 ini pendidikan antikorupsi dimasukkan dalam kurikulum mata pelajaran muatan lokal (mulok) bagi setiap sekolah di Kabupaten Bekasi. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan korupsi dengan memberikan pemahaman di kalangan pelajar di Kab. Bekasi.

"Kami bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kab. Bekasi untuk memasukkan pendidikan antikorupsi dalam mulok di sekolah-sekolah," ucap Kepala Kejari Cikarang, Undang Mugopal.
Generasi muda, kata Undang, penting untuk diarahkan menghindari tindak korupsi sejak dini. "Kalau sejak dini sudah diberikan pemahaman, niscaya satu generasi bisa diselamatkan dari tindak korupsi, ini bisa mengurangi budaya korupsi yang sudah sangat mengkhawatirkan,” katanya.

Saat ini, kata Undang, konsep kurikulum mulok antikorupsi masih dipersiapkan. Bahkan, kurikulum mata pelajaran untuk pendidikan antikorupsi segera dilakukan pertengahan Januari in. "Dengan begitu, pada Februari, semua siswa di Kabupaten Bekasi sudah mendapat pengetahuan soal antikorupsi. Namun, implementasinya masih sebagai sisipan yang akan dimasukkan dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di setiap sekolah," tuturnya.

Dalam persiapan tersebut, Kejari Cikarang, kata Undang, saat ini sedang memberikan pelatihan dan pendidikan antikorupsi kepada guru yang ditunjuk oleh kepala sekolah masing-masing. Guru pilihan ini akan menjadi pendamping pihak Kejari Cikarang dalam menyampaikan pengetahuan antikorupsi.
Sementara itu, Kepala Seksi SMA dan SMK Ruminta mengatakan, mulok antikorupsi, untuk sementara akan diberikan pada siswa tingkat SMA/SMK. "Sekitar 200 SMA/SMK se-Kabupaten Bekasi dapatkan mulok ini," katanya.

Ruminta mengatakan, pihaknya juga sedang mempersiapkan payung hukumnya berupa SK Bupati Bekasi. "Memang masih masuk dalam tahapan penyusunan payung hukum buat kurikulum pendidikan mulok antikorupsi pertama di Indonesia itu," ucapnya. (A-186/das)***

http://www.pikiran-rakyat.com/node/131959
READ MORE - Pendidikan Antikorupsi Jadi Mulok di SMA/SMK Kab Bekasi