Tampilkan postingan dengan label Bupati Bekasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bupati Bekasi. Tampilkan semua postingan

Bupati Bekasi Menciptakan Hattrick

Minggu, 07 November 2010

CikarangNews6 - Tak lelah setelah jalan pagi dan senam, Bupati Bekasi juga turun memeriahkan pertandingan futsal antar DPC se-Kabupaten Bekasi. Bahkan turun di partai pertama.
Pak Sa'ad, Bupati Bekasi, sedang menggiring bola menuju gawang lawan.


Peratandingan Futsal dilaksanakan Sabtu (6/11) di gedung futsal Hadhamas, Pasir Gombong, Cikarang Utara. Acara ini dilaksanakan dalam rangka pembukaan Musyawarah Daerah ke-2 PKS Kabupaten Bekasi.

Stamina yang bagus tampak dimiliki oleh para pemain. Mereka bermain dua babak yang diikuti dengan penuh semangat, termasuk juga Bupati Bekasi Dr. Sa’aduddin. Bukan hanya itu, Pak Sa’ad –demikian ia biasa dipanggil- bahkan menciptakan hattrick dengan menyarangkan 3 gol ke gawang lawan. Pertandingan melawan DPC Cikarang Utara ini berakhir dengan skor 6 – 6.
READ MORE - Bupati Bekasi Menciptakan Hattrick

Senam Etnis se-Nusantara

CikarangNews6 - Setelah mengikuti jalan sehat bersama Bupati, seluruh kader dan simpatisan PKS Sabtu kemarin (6/11) mengikuti senam PKS Nusantara di halaman parkir gedung futsal Hadhamas. Senam yang dilahirkan oleh Departemen Olah Raga PKS ini memang menarik. Karena gerakannya yang energik, mudah, dan meriah karena diiringi oleh beberapa lagu daerah di Indonesia.

Disini Anda akan bersenam aerobik dengan diiringi lagu Jali-jali dari Betawi, Bungong Jeumpa dari Aceh, Manuk Dadali dari Jawa Barat, Yamko Rambe Yamko dari Papua, Dindin Badindin dari Sumatera Barat, dan lain-lain.

Bagi peserta yang setiap Ahad mengikutinya di Botanic Garden Cikarang Baru, tentu sudah bisa menghafal gerakan senamnya. Tapi bagi yang belum pernah, tentu tak mudah mengikuti gerakan senamnya. Meskipun demikian tiga instrukrur di atas panggung terus bergerak dan memberi aba-aba agar gerakan peserta lebih seragam dan tetap energik. 

Di barisan depan, tampak Bupati Bekasi, Dr. Sa’aduddin, ketua panitia Musda ke-2, Ust. Adih Amin, Lc, M.A., ketua DPD Ust. Asmeldi Firman, dan lain-lain.

Setelah senam ini sebagian peserta akan bertanding futsal. Bupati Bekasi juga akan turun berlaga dalam pertandingan Futsal dalam memeriahkan MUSDA ke-2 PKS Kab. Bekasi ini.
READ MORE - Senam Etnis se-Nusantara

Jalan Sehat Bersama Bupati

CikarangNews6- Ada yang luar biasa di hari Sabtu (6/11/2010) ini di Pasir Gombong dan sekitarnya. Pagi-pagi jam 6.00 bergerak rombongan jalan sehat. Di barisan paling depan ada orang nomor satu di Kabupaten Bekasi, yaitu Dr. Sa’aduddin, Bupati Bekasi.


Diikuti para kader dan simpatisan PKS, rombongan ini sedang melaksanakan jalan sehat. Start dari Hadhamas, Pasir Gombong, rombongan menuju jalan Industri Pasir Gombong, lalu masuk ke kawasan Industri Jababeka I. Diikuti oleh laki-laki, perempuan, dewasa dan anak-anak, rombongan bergerak penuh semangat menyongsong pagi yang cerah ini.

Tampak beberapa pengurus teras DPD PKS Bekasi dan juga anggota legeslatif dari PKS. Ya, acara ini memang dalam rangka pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) ke-2 PKS Kab. Bekasi yang akan digelar tanggal 7-8 Novemver 2010 di Hotel Sahid Lippo Cikarang.

Jalan sehat berakhir kembali ke komplek Futsal Hadhamas. Lalu dilanjutkan dengan senam bersama Senam PKS Nusantara. Sebelum dilanjutkan dengan kejuaraan Futsal antar DPC PKS se-Kabupaten Bekasi.
READ MORE - Jalan Sehat Bersama Bupati

Senam Nusantara Bersama Bupati Bekasi

Minggu, 18 Juli 2010

CikarangNews6: Bagi anda yang biasa mengunjungi Pasar Festival di wilayah Botanic Garden Cikarang Baru, maka tidak akan merasakan asing dengan keramaian di setiap akhir pekan hari Minggu pagi.

Bersebelahan dengan Pasar Festival ada kelompok pecinta senam aerobik Nusantara yang secara rutin mengadakan acara “senam gratis” dengan dipandu instruktur berpengalaman.

Ada yang berbeda di hari Minggu 18/07/2010, pagi itu peserta senam tiba-tiba saja luber hingga mulut parkiran motor. Ada apa gerangan…. ???

Senam Nusantara yang dibidani oleh Departemen Olah Raga PKS ini memang semakin digemari masyarakat Cikarang. Peserta yang heterogen terlihat berbaur, dari anak-anak hingga dewasa. Meskipun demikian ada jarak jelas antara pesenam laki-laki dan perempuan. Para peserta mengikuti gerakan senam yang ringan dan fun, diiringi musik yang berlatar belakang etnis dari Sabang sampai Merauke.

Nampak berbaur dengan peserta senam Ust. Dr. Sa’duddin, Bupati Bekasi. Dengan berpakaian olah raga lengkap, di sebelahnya ada Ust. Imam Hambali, Ust. Adih Amin Lc, Ust. Faisal Hafan Farid dan Ust. Budiyanto.

Jika dilihat dari gerak-geriknya, Bapak Bupati Bekasi ini sepertinya sudah akrab dengan Senam Nusantara. Beliau dengan lincah melompat kesana-kemari sambil tersenyum riang, bersama lebih kurang 300 peserta senam lainnya.

Seusai senam, Bupati Ust. Dr. Sa’duddin berkenan untuk foto-foto bersama para peserta senam dan para instruktur. Tampak bergantian para peserta senam minta berfoto dengan Pak Bupati yang murah senyum ini. Setelah berfoto-foto, Bupati mengajak sarapan nasi pecel di Pasar Festival untuk sarapan pagi.




Ketika CikarangNews menanyakan kesan Bupati terhadap kegiatan senam ini, beliau menjawab “Kegiatan ini sangat positif dan perlu untuk dilestarikan dan ditularkan di tempat lain”.

Bagaima jika diundang untuk senam di tempat lain, Pak?
“Tergantung situasi, namun pada dasarnya Insya Allah saya hadir kalau diundang” . (nik)
READ MORE - Senam Nusantara Bersama Bupati Bekasi

PT BBMW Sebuah BUMD Pengelola Potensi Migas Kabupaten Bekasi

Jumat, 18 Juni 2010

CikarangNews6:

 
TUNTUT TRANSPARANSI : Pengunjuk rasa saat melakukan raksi di depan gedung DPRD Kabupaten Bekasi. YURIZAL HARAHAP/RADAR BEKASI
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengeluarkan Surat Keputusan  No 3087.K/10/DJM.S/2010 tentang Pencabutan Izin Usaha Pengolahan Gas Bumi dari PT Odira Energi Persada. Maka Bupati Bekasi, Sa'dudin akan mendorong  memaksimalkan kinerja PT Bina Bangun Wibawa Mukti (BBWM) untuk mengelola secara mandiri potensi Migas Kabupaten Bekasi. Mengenai hal ini LSM menuntut  PT BBWM transparan dalam pengelolaan Migas termasuk hasil usahanya.

Seperti yang dilakukan oleh LSM Lembaga Penelitian dan Pengembangan Daerah (LP3D), Rabu (16/6) di depan DPRD Kabupaten Bekasi. “Kami minta jangan ada transaksi apapun antara PT BBWM dengan PT Odira, oleh karenanya Bupati dan Dewan khususnya PT BBWM agar mengambil sikap terkait surat ini,” ujar Ketua LP3D Jonly Nahampun.

Bupati dan Dewan harus mengupayakan PT BBWM mengerjakan dari hulu sampai hilir eksplorasi migas dan tidak lagi melibatkan pihak lain dalam pengelolaannya sehingga mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Karena menurut Jonly, selama ini keuntungan yang diperoleh PT Odira Enegi Persada jauh lebih besar, ketimbang hasil yang dikantongi PT BBWM.

Pengunjuk rasa diterima anggota Komisi A Marjaya Ibrahim dan Abay Subarna. Keduanya berjanji akan memanggil pihak PT BBWM dan PT Odira guna mengklarifikasi. “Kami akan berupaya agar proses hukum tidak berlarut-larut, minggu ini kita akan melakukan pembahasan di tingkat fraksi dan komisi terkait LPJ Bupati tahun anggaran 2009, termasuk persoalan migas di Kabupaten bekasi,” ujar Marjaya Ibrahim.

Sumber: Radar Bekasi dan berbagai sumber
READ MORE - PT BBMW Sebuah BUMD Pengelola Potensi Migas Kabupaten Bekasi

Sa'aduddin, Kesederhanaan Seorang Bupati

Jumat, 16 April 2010


CikarangNews6:Sederhana. Itulah prinsip utama Sa'aduddin. Orang nomor satu di Kabupaten Bekasi ini ke mana-mana kerap tampil seadanya. Kedua kakinya sangat jarang berbalut sepatu kulit mengkilat. Ditambah lagi, sikap cueknya terhadap aturan protokoler yang serba formil.

Banyak peristiwa unik dari sikap santai serta jauh dari protokoler yang dilakoni Sa'aduddin. Salah satunya ketika melakukan kunjungan kerja ke salah satu kecamatan. Dia diam-diam duduk di sebuah warung kopi tak jauh dari lokasi acara tujuannya. Dia tersenyum geli saat mendengar obrolan beberapa pengunjung warung kopi itu.

"Mereka bertanya-tanya, kok bupatinya nggak datang-datang ya," ungkap Sa'aduddin saat berbicara dengan detikcom, Kamis (15/4/2010).

Bapak dari 8 anak ini mengaku dirinya tidak anti protokoler yang serba resmi. Dia hanya ingin tidak terlalu formil saat bertemu warganya. Sebab dengan demikian, dia bisa mendengar dan melihat lebih dekat kondisi warganya.

"Kalau kita jauh, warga tentunya ya juga jauh. Ukuran sukses juga tidak dinilai dari harta atau jabatan, tapi bagaimana saya bisa siap melayani dan memberikan yang terbaik bagi warga masyarakat sepanjang jabatan saya ini," ujar Sa'aduddin.

Sejak memimpin Kabupaten Bekasi, penyandang gelar doktor ini telah melakukan berbagai terobosan. Untuk urusan pendidikan, dia menggratiskan biaya pendidikan mulai tingkat SD hingga SMP. Tunjangan bagi kesejahteraan para guru pun tak luput diberikan.
Layanan kesehatan masyarakat pun menjadi perhatiannya. Termasuk di antaranya mengupayakan peningkatan pelayanan rumah sakit di Kabupaten Bekasi dengan meningkatkan kelas plus ketersediaan peralatan.

Demikian pula dengan sektor ekonomi. Sa'adudin tengah gencar melakukan optimalisasi sumber penerimaan serta merevisi beberapa regulasi terkait retribusi daerah. Dia juga menggiring pihak swasta agar terlibat dalam proses pembangunan.

"Keterlibatan pihak swasta dalam pembangunan sangat strategis. Terlebih jumlah pengangguran terbuka di Kabupaten Bekasi mencapai lebih dari 143 ribu orang," tutur Sa'aduddin.

Diakui Sa'aduddin, menarik minat swasta untuk melakukan investasi di wilayahnya bukan perkara sepele. Sebab, para investor butuh kepastian hukum dan iklim yang kondusif. Terutama masalah birokrasi dan perizinan usaha yang berbelit-belit. Untuk itulah, Pemkab Bekasi berniat menerapkan pelayanan perizinan satu atap.

"Ke depan, layanan perizinan ini akan kita tingkatkan statusnya menjadi sebuah badan," terang Sa’duddin.

Di akhir cerita, Sa'aduddin mengaku mempunyai 3 doa utama yang selalu dilafalkan setiap hari. Pertama, dirinya selalu berdoa agar bisa menjalani hidup dengan ikhlas. Kedua, dia berdoa agar dirinya selalu istiqomah.

"Yang terakhir adalah bagaimana saya ini nanti dapat meninggal dalam kondisi beriman dan khusnul khotimah," ungkapnya.

sumber : detiknews
READ MORE - Sa'aduddin, Kesederhanaan Seorang Bupati

Warga Muara Gembong Bekasi Masih Terendam Banjir

Senin, 29 Maret 2010

CikarangNews6: Sekitar 5.198 rumah warga di Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, masih terendam air pada ketinggian 10- 30 sentimeter.
Banjir akibat meluapnya Sungai Citarum itu, memang mulai surut tetapi sebagian besar rumah warga masih terendam selama satu pekan lebih.

Ketinggian air sungai Citarum, dari posisi semula 13,20 meter kini menjadi 11,30 meter. "Sudah mulai surut namun rumah warga masih terendam," kata Herman Susilo, Camat Muara Gembong kepada Tempo, Senin (29/3).

Perbaikan tanggul jebol belum bisa dilakukan. Terutama tanggul besar di Kampung Bokor RT 07 Desa Pantai Bhakti yang jebol sepanjang 75 meter.

Syahrudin Aji, pengurus lembaga swadaya masyarakat (LSM) Mitra Peduli Indonesia yang mendirikan posko bantuan korban banjir di Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muara Gembong, mengatakan warga belum bisa kembali ke rumahnya.

Menurut dia, warga bergotongroyong membendung luapan air sungai Citarum tetapi gagal. Empat hari lalu, warga menutup tanggul jebol memakai batang pohon kelapa, namun karena derasnya arus sungai batang pohon kelapa hanyut.

sumber : tempointeraktif

READ MORE - Warga Muara Gembong Bekasi Masih Terendam Banjir

Bupati Di Muara Gembong

Minggu, 28 Maret 2010

CikarangNews6 - Selain di Desa Labansari, Kecamatan Cikarang Timur dan Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungwaringin, banjir juga melanda Kecamatan Muara Gembong. Dengan menggunakan sepeda motor, Bupati Bekasi DR. H. Sa'duddin, MM menengok warganya yang terkena banjir. Tiga desa di Kecamatan Muara Gembong yang terendam banjir adalah Desa Pasir Mekar, Desa Pantai Bahagia dan Pantai Sederhana serta SMAN 1 Muara Gembong.

Bupati Bekasi pada kesempatan ini memberikan bantuan berupa mie instan 300 dus, air mineral 600 dus, beras 100 ton dan dana dari Pemerintah Kabupaten Bekasi sebesar 15 milyar dari biaya tak terduga APBD Kabupaten Bekasi yang diperuntukan perbaikan jalan, sawah seluas 726 hektar dan tambak 37,90 hektar.

Pemkab Bekasi juga sudah menyiapkan tim medis dan perlengkapannya untuk membantu warga yang membutuhkan, ujar Bupati.

Sedangkan bagi warga yang terkena banjir akan dievakuasi ke tempat yang lebih aman. “ Kami sudah persiapkan peralatan untuk evakuasi,” jelas Bupati. Namun menurut keterangan warga, banyak warga yang enggan untuk dievakuasi. Hingga berita ini diturunkan, mereka enggan pindah dari tempat tinggalnya.

Sumber: bekasikab.go.id
READ MORE - Bupati Di Muara Gembong