Berita Terbaru
Post terpopuler
-
Banyak warga Cikarang yang tidak tahu dimana posisinya secara geografis terhadap Karawang. Maka wajar ketika CikarangNews6 pertama kali memb...
-
CikarangNews6 - Al Ichwan adalah sebuah yayasan pendidikan Islam yang tergolong generasi awal di Cikarang ini. Berdiri tahun 1995 yayasan in...
-
CikarangNews6 - Hari ini test Penerimaan Peserta Didik Baru di SMAN 1 Cikarang Utara dimulai. Hampir 300 siswa telah hadir di sekolah ini pa...
-
CikarangNews6 - Warga Cikarang Baru yang suka jalan-jalan pagi di hari Ahad, mungkin tidak asing lagi dengan Senam Nusantara. Senam ini seti...
CN6 Fans Page
Bupati Bekasi Menciptakan Hattrick
Minggu, 07 November 2010laporan dari al-asyhar at 12.18 0 comments
Labels: Bupati Bekasi, futsal, hadhamas, pks
Senam Etnis se-Nusantara
laporan dari al-asyhar at 11.22 0 comments
Labels: Bupati Bekasi, Musda, pks, sa'adudin
Jalan Sehat Bersama Bupati
laporan dari al-asyhar at 10.06 0 comments
Labels: Bupati Bekasi, Musda, pks
Senam Nusantara Bersama Bupati Bekasi
Minggu, 18 Juli 2010
CikarangNews6: Bagi anda yang biasa mengunjungi Pasar Festival di wilayah Botanic Garden Cikarang Baru, maka tidak akan merasakan asing dengan keramaian di setiap akhir pekan hari Minggu pagi.Bersebelahan dengan Pasar Festival ada kelompok pecinta senam aerobik Nusantara yang secara rutin mengadakan acara “senam gratis” dengan dipandu instruktur berpengalaman.
Ada yang berbeda di hari Minggu 18/07/2010, pagi itu peserta senam tiba-tiba saja luber hingga mulut parkiran motor. Ada apa gerangan…. ???Senam Nusantara yang dibidani oleh Departemen Olah Raga PKS ini memang semakin digemari masyarakat Cikarang. Peserta yang heterogen terlihat berbaur, dari anak-anak hingga dewasa. Meskipun demikian ada jarak jelas antara pesenam laki-laki dan perempuan. Para peserta mengikuti gerakan senam yang ringan dan fun, diiringi musik yang berlatar belakang etnis dari Sabang sampai Merauke.
Nampak berbaur dengan peserta senam Ust. Dr. Sa’duddin, Bupati Bekasi. Dengan berpakaian olah raga lengkap, di sebelahnya ada Ust. Imam Hambali, Ust. Adih Amin Lc, Ust. Faisal Hafan Farid dan Ust. Budiyanto.
Jika dilihat dari gerak-geriknya, Bapak Bupati Bekasi ini sepertinya sudah akrab dengan Senam Nusantara. Beliau dengan lincah melompat kesana-kemari sambil tersenyum riang, bersama lebih kurang 300 peserta senam lainnya.
Seusai senam, Bupati Ust. Dr. Sa’duddin berkenan untuk foto-foto bersama para peserta senam dan para instruktur. Tampak bergantian para peserta senam minta berfoto dengan Pak Bupati yang murah senyum ini. Setelah berfoto-foto, Bupati mengajak sarapan nasi pecel di Pasar Festival untuk sarapan pagi.
Ketika CikarangNews menanyakan kesan Bupati terhadap kegiatan senam ini, beliau menjawab “Kegiatan ini sangat positif dan perlu untuk dilestarikan dan ditularkan di tempat lain”.
Bagaima jika diundang untuk senam di tempat lain, Pak?
“Tergantung situasi, namun pada dasarnya Insya Allah saya hadir kalau diundang” . (nik)
laporan dari #Admin at 16.42 0 comments
Labels: Bekasi, Botanic Garden, Bupati Bekasi, cikarang baru, Sa'duddin, Senam Nusantara
PT BBMW Sebuah BUMD Pengelola Potensi Migas Kabupaten Bekasi
Jumat, 18 Juni 2010

Seperti yang dilakukan oleh LSM Lembaga Penelitian dan Pengembangan Daerah (LP3D), Rabu (16/6) di depan DPRD Kabupaten Bekasi. “Kami minta jangan ada transaksi apapun antara PT BBWM dengan PT Odira, oleh karenanya Bupati dan Dewan khususnya PT BBWM agar mengambil sikap terkait surat ini,” ujar Ketua LP3D Jonly Nahampun.
Bupati dan Dewan harus mengupayakan PT BBWM mengerjakan dari hulu sampai hilir eksplorasi migas dan tidak lagi melibatkan pihak lain dalam pengelolaannya sehingga mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Karena menurut Jonly, selama ini keuntungan yang diperoleh PT Odira Enegi Persada jauh lebih besar, ketimbang hasil yang dikantongi PT BBWM.
Pengunjuk rasa diterima anggota Komisi A Marjaya Ibrahim dan Abay Subarna. Keduanya berjanji akan memanggil pihak PT BBWM dan PT Odira guna mengklarifikasi. “Kami akan berupaya agar proses hukum tidak berlarut-larut, minggu ini kita akan melakukan pembahasan di tingkat fraksi dan komisi terkait LPJ Bupati tahun anggaran 2009, termasuk persoalan migas di Kabupaten bekasi,” ujar Marjaya Ibrahim.
laporan dari al-asyhar at 10.35 0 comments
Labels: BBMW, Bupati Bekasi, Odira, Sa'duddin
Sa'aduddin, Kesederhanaan Seorang Bupati
Jumat, 16 April 2010

CikarangNews6:Sederhana. Itulah prinsip utama Sa'aduddin. Orang nomor satu di Kabupaten Bekasi ini ke mana-mana kerap tampil seadanya. Kedua kakinya sangat jarang berbalut sepatu kulit mengkilat. Ditambah lagi, sikap cueknya terhadap aturan protokoler yang serba formil.
Banyak peristiwa unik dari sikap santai serta jauh dari protokoler yang dilakoni Sa'aduddin. Salah satunya ketika melakukan kunjungan kerja ke salah satu kecamatan. Dia diam-diam duduk di sebuah warung kopi tak jauh dari lokasi acara tujuannya. Dia tersenyum geli saat mendengar obrolan beberapa pengunjung warung kopi itu.
"Mereka bertanya-tanya, kok bupatinya nggak datang-datang ya," ungkap Sa'aduddin saat berbicara dengan detikcom, Kamis (15/4/2010).
Bapak dari 8 anak ini mengaku dirinya tidak anti protokoler yang serba resmi. Dia hanya ingin tidak terlalu formil saat bertemu warganya. Sebab dengan demikian, dia bisa mendengar dan melihat lebih dekat kondisi warganya.
"Kalau kita jauh, warga tentunya ya juga jauh. Ukuran sukses juga tidak dinilai dari harta atau jabatan, tapi bagaimana saya bisa siap melayani dan memberikan yang terbaik bagi warga masyarakat sepanjang jabatan saya ini," ujar Sa'aduddin.
Sejak memimpin Kabupaten Bekasi, penyandang gelar doktor ini telah melakukan berbagai terobosan. Untuk urusan pendidikan, dia menggratiskan biaya pendidikan mulai tingkat SD hingga SMP. Tunjangan bagi kesejahteraan para guru pun tak luput diberikan.
Layanan kesehatan masyarakat pun menjadi perhatiannya. Termasuk di antaranya mengupayakan peningkatan pelayanan rumah sakit di Kabupaten Bekasi dengan meningkatkan kelas plus ketersediaan peralatan.
Demikian pula dengan sektor ekonomi. Sa'adudin tengah gencar melakukan optimalisasi sumber penerimaan serta merevisi beberapa regulasi terkait retribusi daerah. Dia juga menggiring pihak swasta agar terlibat dalam proses pembangunan.
"Keterlibatan pihak swasta dalam pembangunan sangat strategis. Terlebih jumlah pengangguran terbuka di Kabupaten Bekasi mencapai lebih dari 143 ribu orang," tutur Sa'aduddin.
Diakui Sa'aduddin, menarik minat swasta untuk melakukan investasi di wilayahnya bukan perkara sepele. Sebab, para investor butuh kepastian hukum dan iklim yang kondusif. Terutama masalah birokrasi dan perizinan usaha yang berbelit-belit. Untuk itulah, Pemkab Bekasi berniat menerapkan pelayanan perizinan satu atap.
"Ke depan, layanan perizinan ini akan kita tingkatkan statusnya menjadi sebuah badan," terang Sa’duddin.
Di akhir cerita, Sa'aduddin mengaku mempunyai 3 doa utama yang selalu dilafalkan setiap hari. Pertama, dirinya selalu berdoa agar bisa menjalani hidup dengan ikhlas. Kedua, dia berdoa agar dirinya selalu istiqomah.
"Yang terakhir adalah bagaimana saya ini nanti dapat meninggal dalam kondisi beriman dan khusnul khotimah," ungkapnya.
sumber : detiknews
laporan dari Unknown at 07.43 1 comments
Labels: Bekasi, Bupati Bekasi, kab bekasi, sa'adudin, sederhana
Warga Muara Gembong Bekasi Masih Terendam Banjir
Senin, 29 Maret 2010
Banjir akibat meluapnya Sungai Citarum itu, memang mulai surut tetapi sebagian besar rumah warga masih terendam selama satu pekan lebih.
Ketinggian air sungai Citarum, dari posisi semula 13,20 meter kini menjadi 11,30 meter. "Sudah mulai surut namun rumah warga masih terendam," kata Herman Susilo, Camat Muara Gembong kepada Tempo, Senin (29/3).
Perbaikan tanggul jebol belum bisa dilakukan. Terutama tanggul besar di Kampung Bokor RT 07 Desa Pantai Bhakti yang jebol sepanjang 75 meter.
Syahrudin Aji, pengurus lembaga swadaya masyarakat (LSM) Mitra Peduli Indonesia yang mendirikan posko bantuan korban banjir di Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muara Gembong, mengatakan warga belum bisa kembali ke rumahnya.
Menurut dia, warga bergotongroyong membendung luapan air sungai Citarum tetapi gagal. Empat hari lalu, warga menutup tanggul jebol memakai batang pohon kelapa, namun karena derasnya arus sungai batang pohon kelapa hanyut.
sumber : tempointeraktif
laporan dari Unknown at 15.39 0 comments
Labels: banjir, Bupati Bekasi, Citarum, Muara Gembung, muaragembong
Bupati Di Muara Gembong
Minggu, 28 Maret 2010
laporan dari al-asyhar at 17.20 2 comments
Labels: banjir, Bupati Bekasi, Muara Gembung, Sa'duddin










