Sumber: Pikiran Rakyat Online
laporan dari al-asyhar at 23.07 0 comments
Labels: banjir, kab bekasi, Muara Gembung
Ketinggian air sungai Citarum, dari posisi semula 13,20 meter kini menjadi 11,30 meter. "Sudah mulai surut namun rumah warga masih terendam," kata Herman Susilo, Camat Muara Gembong kepada Tempo, Senin (29/3).
Perbaikan tanggul jebol belum bisa dilakukan. Terutama tanggul besar di Kampung Bokor RT 07 Desa Pantai Bhakti yang jebol sepanjang 75 meter.
Syahrudin Aji, pengurus lembaga swadaya masyarakat (LSM) Mitra Peduli Indonesia yang mendirikan posko bantuan korban banjir di Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muara Gembong, mengatakan warga belum bisa kembali ke rumahnya.
Menurut dia, warga bergotongroyong membendung luapan air sungai Citarum tetapi gagal. Empat hari lalu, warga menutup tanggul jebol memakai batang pohon kelapa, namun karena derasnya arus sungai batang pohon kelapa hanyut.
sumber : tempointeraktif
laporan dari Unknown at 15.39 0 comments
Labels: banjir, Bupati Bekasi, Citarum, Muara Gembung, muaragembong
laporan dari al-asyhar at 17.20 2 comments
Labels: banjir, Bupati Bekasi, Muara Gembung, Sa'duddin