Tampilkan postingan dengan label banjir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label banjir. Tampilkan semua postingan

Tanggul Muaragembong Diperbaiki

Senin, 08 November 2010

CikarangNews6:Warga di Kecamatan Muaragembong dan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi masih dibayangi ancaman banjir. Meski Tanggul Kali Citarum sudah diperbaiki, namun karena letak wilayah dekat dengan Pantai, ancaman bannjir dari air pasang laut (rob) tak bisa dihindarkan.



Perbaikan tanggul Kali Citarum sekitar 6.575 meter di Kecamatan Muaragembong dan Cabangbungin yang jebol April kini sudah diperbaiki oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum meski belum sempurna. Hingga kini pengerjaannya selesai sekitar 90 persen.
"Pengerjaannya terhenti karena terkendala cuaca. Namun, kami sudah terbantu dengan dibangunnya tanggul di wilayah kami,jika tidak mungkin di kecamatan Muaragembong sudah seperti lautan, "ucap Kepala Desa Pantaibakti, Supriyatna kepada "PRLM", Minggu (7/11).
Beberapa titik perbaikan tanggul yang hampir selesai, kata dia, diantaranya tanggul di Kampung Kedungbokor, Desa Pantaibakti sepanjang 50 meter sudah dikerjakan sekitar 90 persen, tanggul di Kampung Kedungcinde, sepanjang 500 meter, Kampung Biangbong sepanjang 475 meter dan Kampung Bokorpesing 275 meter.
Supriyatna mengatakan, kini ancaman Banjir datang dari rob yang tidak bisa diprediksi datangnya. Namun, selama ini, kata dia, warga mensiasatinya dengan membangun loteng di rumah mereka. Jika rob datang, mereka tinggal di lantai dua rumah mereka.
Salah seorang warga Pantai Mekar, Sahrudin Aji(35) mengatakan warga berterima kasih kepada BBWS yang sudah memperbaiki tanggul. Perbaikan ini diharapkan dapat diselesiakan secepatnya.
"Saat ini yg menjadi konsen kami adalah perbaikan jalan akibat terjangan banjir beberapa waktu lalu. Kami sudah mendapatkan bantuan 1500 kantong pasir dari anggota DPRD Jabar dan beberapa pihak lainnya, namun pengerjaan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat," ujarnya.
Sedikitnya ada 18 titik sepanjang Jalan Raya Muara Gembong yang rusak parah akibat abrasi dari kali tersebut. Kerusakan yang cukup parah, salah satunya adalah jalan yang berada di depan Sekolah Menengah Umum I Muara Gembong, depan kantor kecamatan dan depan Polsek Muara Gembong.

sumber : pikiran rakyat
READ MORE - Tanggul Muaragembong Diperbaiki

CIKARANG BARU : LAGI-LAGI BANJIR

Sabtu, 23 Oktober 2010

CikarangNews6: Hujan deras yang mengguyur wilayah Cikarang dan sekitarnya pada kamis malam (21/10/2010) berakibat sangat fatal.Aliran sungai Cilemah abang, Cikarang Baru sontak meluap dan tak sanggup lagi di bendung.

Air mulai merambah ke perumahan wilayah puspa/puspita, kasuari dan semua wilayah yang berdekatan dengan sungai ketika hujan telah reda dengan ganasnya.


Dan banjir mulai terjadi sejak pukul 19.00wib dengan aliran yang sangat deras.Mobil serta sepedamotor tak bisa melewati jalan utama yang dipenuhi dengan air setinggi lutut orang dewasa, banyak dari kendaraan yang lewat akhirnya putar balik.


Ada pula yang memilih jalan alternatif, belok kanan dari arah pecenongan square. Tingginya genangan air dirasakan mulai PT.Mattel jababeka II, dan semakin tinggi ketika mendekati jembatan sungai Cilemah abang.


Terlihat beberapa warga mencoba menjebol pembatas jalan untuk memperlancar aliran sungai yang telah overload di atas jembatan.


Rumah salah satu kontributor CikarangNews6 pun yang terletak di Jl.Puspita VI tak luput dari amukan banjir kali Cilemahabang, aliran air di depan Masjid Mekar Indah sangat deras dan tak dapat dilawan.


Kondisi genangan air di Jl.Puspita VI sudah hampir mencapai lutut orang dewasa, air sudah mulai merembet memasuki kamar mandi, sebagian kecil kamar tamu dan dapur yang terletak bersebrangan dengan ruang tamu.


Kontributor CikarangNews6 (nikolas) sampai di rumah kira-kira pukul 19.45malam, kondisi genangan air saat itu sedang mencapai puncaknya.


Beruntung keluarga kami ketika itu sudah mengungsi ke rumah tetangga depan rumah.


Air banjir berangsur surut sekitar pukul 20.15 ~ 21.30.


Terlihat dengan jelas lumpur yang berserakan di sepanjang Jl.Puspita VI, akibat banjir semalam.


Perumahan Cikarang Baru, kini sangat rentan banjir.Mengapa demikian ???


[foto diambil dari cikarangonline]

READ MORE - CIKARANG BARU : LAGI-LAGI BANJIR

Empat Titik Tanggul di Muaragembong Kembali Jebol

Selasa, 25 Mei 2010


CikarangNews6 - Tanggul di Kampung Kedungbongkor, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi kembali jebol akibat terjangan air Sungai Citarum. Meski luapan air kali Citarum mulai surut dan kini ketinggian tinggal satu meter, namun dampak dari luapan Sungai Citarum lalu masih merendam 400 hektar sawah dan 2.700 hektar tambak.
Sekretaris Desa Pantai Bakti Nuryaman kepada "PRLM", Selasa (25/5) menuturkan, jebolnya tanggul, disebabkan perbaikan yang dilakukan pascabanjir Maret lalu tidak sempurna. Sebenarnya, tanggul di Kampung Kedungbongkar memang sudah pernah jebol, lalu hanya ditambal pakai tumpukan karung pasir saja.
”Tanggulnya kan cuma diperbaiki dengan karung-karung tanah saja, tentu saja tidak kuat. Mana janji dewan kabupaten dan provinsi yang bakal memberikan anggaran tanggap darurat buat pembangunan tanggul. Hingga kini belum juga ada realisasinya. Malahan sudah jebol lagi tanggulnya,” katanya.
Menurut Nuryaman, selain tanggul di Kampung Kedungbongkar, tanggul lain yang jebol terdapat di tiga titik lagi, yaitu di RT 08, RT 07, RT 03 Kampung Jogol. Akibat jebolnya tanggul tersebut maka berdampak pada tujuh kampung, yaitu Kampung Bungin, Kedungbongkor, Kedungcinde, Bendungan, Singkil, Biyombong dan Jogol.
Sementara anggota Komisi C DPRD Kab. Bekasi, Taih Minarno, menepis tudingan warga, jika dewan dianggap tak bertanggung jawab. Ia justru gantian menuding Dinas Binamarga tak bertanggung jawab karena tidak respon untuk membawa alat beratnya ke lokasi sejak banjir Maret lalu.
”Kalau Binamarga tidak mau menurunkan alat beratnya untuk melakukan penambalan pada tanggul yang jebol. Nanti, Komisi C bakal menyewa beko itu untuk digunakan di Muaragembong,” katanya.

Sumber: Pikiran Rakyat Online
READ MORE - Empat Titik Tanggul di Muaragembong Kembali Jebol

Sungai Cilemahabang Meluap!

Kamis, 15 April 2010


CikarangNews6: Rabu petang (14/04/2010) aliran sungai Cilemahabang sempat luber, setelah turun hujan lebat selama kurang lebih 30menit.

Air sungai tumpah hingga melewati batas tanggul dan mengaliri jalan Cilemahabang juga sempat memasuki daerah Kedasih, Puspa dan Puspita hingga sebatas matakaki.

Kejadian ini membuat panik warga, sehingga mereka berhamburan ke tepi sungai untuk melihat situasi luapan air.

Sungai Cilemah abang yang membelah kawasan perumahan cikarang baru memang sangat rawan.

Pada awal tahun 2007 sungai ini pernah meluap merendam wilayah sekitarnya selama hampir 10jam lamanya.Air menggenangi rumah sampai batas dada orang dewasa.

Menurut informasi, kejadian tersebut diakibatkan ditutupnya pintu air diwilayah citarik/karawang.

Barangkali Kejadian inilah yang membuat trauma sebagian warga, mereka sempat panik dengan mengungsikan kendaraan dan menaik-naikkan benda perabotan di rumah masing-masing.

Beruntung air segera surut 30menit kemudian.Tinggal menyisakan kotoran berupa tanah liat.

Team Cikarangnews6 memantau situasi hingga pukul 17.15petang..
READ MORE - Sungai Cilemahabang Meluap!

Kepedulian ALFAJRI FOUNDATION Australia

Selasa, 06 April 2010

CikarangNews6 (06/04/10) - Peristiwa banjir Labansari dan Bojongsari di wilayah Cikarang Timur ternyata juga mengetuk hati para muallaf di Australia yang bermukim di Christmast Island [ALFAJRI FOUNDATION*] untuk turut peduli dan berpartisipasi memberikan bantuan.

Bekerjasama dengan Yayasan ALFAJRI CAHAYA UMAT yang berada di Cikarang, saudara-saudara kita di Australia menyalurkan dana infaq sebesar AUD 500.

Penyaluran bantuan dilakukan pada hari rabu (31/04) pukul 13.00-14.00Wib dalam bentuk 150 bungkus berisi Makanan Instant, sabun, dan lain-lain .

Sebanyak 150 keluarga menerima bantuan tersebut dengan di koordinir oleh Ust.Ja'far.Beliau adalah ketua team relawan untuk wilayah banjir Labansari dan sekitarnya.

Warga Labansari sangat berterima kasih kepada saudara seiman di ALFAJRI FOUNDATION.

We are the one as a brotherhood of moslem.....

*) Ust.Zaenul Ma'arif, pengasuh ALFAJRI FOUNDATION.
READ MORE - Kepedulian ALFAJRI FOUNDATION Australia

Senam Nusantara: Dari Aceh Sampai Papua

Senin, 05 April 2010

CikarangNews6 - Warga Cikarang Baru yang suka jalan-jalan pagi di hari Ahad, mungkin tidak asing lagi dengan Senam Nusantara. Senam ini setiap Ahad pagi digelar di Botanic Garden, Cikarang Baru, dari jam 06.30 sampai jam 07.30. Area asri yang kini juga makin ramai dengan pindahnya Pasar Festival Jababeka ke area ini.

Senam yang diiringi dengan lagu-lagu daerah dari Aceh sampai Papua ini memang menarik. Dengan aransemen musik yang bagus, lagu-lagu daerah itu menjadi pas untuk mengiringi gerakan senam itu. Dari mulai lagu Bungong Jeumpa dari Aceh, Dindin Badindin dari Sumatera Barat, Manuk Dadali dari Jawa Barat, sampai Jali-jali dari Betawi. Dari lagu Batak sampai Yamko Rambe Yamko dari Papua. Lalu ditutup dengan lagu Indonesia Pusaka yang mengiringi gerakan pendinginan dan pernafasan. Semua lagu itu mengiringi gerakan senam yang lincah dan gembira.

Yang menarik lagi peserta laki-laki dan perempuan tidak bercampur. Sehingga tampak dua kelompok besar. Kelompok laki-laki di sisi kiri dan kelompok perempuan di sisi kanan. Semuanya dipimpin oleh 2-3 orang instruktur laki-laki. Pemisahana ini sengaja dilakukan oleh penyelenggara sehingga tidak bercampur laki-laki perempuan. Karena nanti akan ada gerakan berkelompok saling berpegangan tangan 4-6 orang. Juga ada gerakan berlari "ular-ularan" yang tentu saja peserta di belakang memegang pinggang atau pundak peserta di depannya. Gerakan ini menumbuhkan keakraban peserta senam. Laki-laki dengan laki-laki, perempuan dengan perempuan.

Karena senam ini diciptakan departemen olahraga sebuah parpol, awalnya peserta senam ini adalah para kader dan simpatisan parpol itu. Kini, tampaknya senam ini sudah menjadi milik warga Cikarang Baru. Setiap Ahad senam ini diikuti oleh 400-an peserta. Mereka datang dari Cikarang Baru dan Graha Asri.

Hal menarik lainnya adalah ketika terjadi banjir di Desa Labansari dan Desa Bojongsari beberapa pekan yang lalu, komunitas Senam Nusantara berhasil mengumpulkan lebih dari 2 juta rupiah untuk disumbangkan kepada korban banjir. Ini sebagai wujud kepedulian mereka terhadap korban banjir di kedua desa tersebut.

Salut buat komunitas Senam Nusantara Cikarang Baru. Sehat jasmani, sehat rohani serta peduli.
READ MORE - Senam Nusantara: Dari Aceh Sampai Papua

Video Banjir Cikarang 28 Maret 2010

Rabu, 31 Maret 2010

Add Image

READ MORE - Video Banjir Cikarang 28 Maret 2010

Pasca Banjir: Semoga Allah Mengganti dengan yang Lebih Baik

CikarangNews6 - Pasca banjir, warga Desa Labansari dan Desa Bojongsari terus berbenah. Mereka terus membersihkan sampah dan sisa-sisa lumpur. Beberapa perabotan yang terbuat dari kayu dan triplek rusak, setelah terendam selama 10 hari. Meskipun demikian, bantuan terus berdatangan. Sebagian besar berupa obat-obatan, alat kebersihan, sabun mandi, dan makanan dalam kemasan seperti mie dan air minum.

Rumah yang terbuat dari bilik sudah jelas rusak. "Tembok rumah saya yang cuma setengah tembok sudah jebol, Pak." kata seorang warga. "Mudah-mudahan ada rizki untuk memperbaikinya." harapnya.

Menurut seorang petugas posko banjir, ada lembaga sosial yang akan menyelenggarakan pelayanan kesehatan di sini dalam minggu ini. "Hari ini lokasi akan disurvey." katanya.

CikarangNews6 berharap semoga warga yang mendapatkan musibah ini diberi ketabahan dan kesabaran melihat kondisi barang dan rumahnya pasca banjir. Semoga Allah SWT menggantinya dengan yang lebih baik. Dan para donatur dermawan mendapatkan kebaikan disisi Allah serta dilapangkan rizkinya. Amiin.
READ MORE - Pasca Banjir: Semoga Allah Mengganti dengan yang Lebih Baik

250 Siswa SMPN 1 Muaragembong Jalani UN di Pengungsian

Selasa, 30 Maret 2010

CikarangNews6:Sebanyak 250 siswa SMPN 1 Muaragembong Kabupaten Bekasi terpaksa diungsikan dan diinapkan dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun ini karena sekolahnya hingga kini masih terendam banjir setinggi kurang lebih satu meter.

Mereka melaksanakan UN dengan fasilitas dan persiapan seadanya. Para siswa harus mengungsi dengan jarak kurang lebih 12 kilometer dari tempat tinggal mereka ke SMPN 2 Muaragembong.

"Meski kami erasa persiapan kurang optimal karena mereka sejak sepekan berada di pengungsian sehingga belajarnya tidak maksimal, namun hari pertama UN semua berjalan lancar," ucap Kepala Sekaloh SMPN 1 Muaragembong, Suhandi Noor saat ditemui "PRLM" seusai pelaksanaan UN, Senin (29/3)

Tidak hanya dalam pelaksanaan UN, dalam empat hari kedepan selama UN mereka juga diinapkan dengan fasilitas yang minim di SMPN 1 Muaragembong, SDN 04 Jaya Sakti dan Aula Desa Jaya Sakti. "Karena ini dalam keadaan darurat maka kami memfungsikan semua ruangan seperti di Mushola dan perpustakaan untuk dijadikan kamar tempat tidur bagi siswa kami," katanya.

Dari pantauan "PRLM", mereka tidur hanya beralaskan tikar dan selimut yang mereka bawa sendiri-sendiri dari rumah. Sedangkan untuk kebutuhan mekan, mereka didistribusi dari posko bantuan banjir berupa nasi bungkus sehari tiga kali.

"Sementara untuk keperluan mandi, sejauh ini pasokan air bersih di SMPN 2 masih cukup dibantu dengan beberapa murid menumpang mandi di beberapa rumah di sebelah SMPN 2," ungkapnya.

sumber : Pikiran Rakyat Online
READ MORE - 250 Siswa SMPN 1 Muaragembong Jalani UN di Pengungsian

Perabotan Rusak Pasca Banjir Karawang

CikarangNews6 - Hari Ahad (28/3/10), banjir sudah surut. Saya menengok rumah teman-teman di Perumahan Bintang Alam, Karawang. Banyak teman sekantor yang tinggal disini. Saya bersama teman-teman lainnya datang ke sini untuk membantu membersihkan rumah-rumah pasca banjir. Banyak perabotan rusak itu sudah pasti. Demikian pula dengan barang elektronik. Lumpur setebal 10-15 cm menjadi pemandangan di mana-mana. Termasuk di rumah teman yang kami kunjungi.


Karawang memang yang terparah dalam musibah banjir kali ini. Banjir menimpa di beberapa tempat di 9 Kecamatan dari 10 Kecamatan yang ada di Kabupaten Karawang. Banjir terparah terjadi di kecamatan Teluk Jambe Barat. Banyak karyawan tinggal di daerah ini. Yang paling parah terjadi Perumahan Karaba dan Bintang Alam Rata-rata ketinggian air mencapai 2 meter. 


Di bawah ini beberapa foto pasca banjir di perumahan Bintang Alam.







READ MORE - Perabotan Rusak Pasca Banjir Karawang

Q-AMOR Bikers Peduli Sesama

CikarangNews6: Banjir di Cikarang Timur dan sekitarnya tak hanya menjadi sebuah even yang menyedihkan, tetapi juga menjadi sebuah media untuk saling menguatkan sisi-sisi solidaritas kita kepada sesama. Adalah Q-Amor, sebuah komunitas motor PT. SAMSUNG ELECTRONICS INDONESIA salah satu komunitas bikers yang dengan semangat solidaritasnya berusaha mengumpulkan dana untuk para korban banjir di Cikarang Timur dan sekitarnya.
Berdasarkan data yang diperoleh oleh team redaksi CikNews6, bersama dengan Cikarang Bikers Community, selama 5 hari, Q-Amor berhasil mengumpulkan dana Rp. 3.336.500 dan sejumlah pakaian layak pakai untuk para korban bencana banjir. Dana yang terkumpul ini kemudian dibelikan logistic berupa nasi bungkus, air mineral, biskuit, lotion anti nyamuk, mie instant, minyak kayu putih, sabun mandi dan lain-lain untuk disalurkan kepada para korban banjir di Cikarang Timur, Karawang dan sekitarnya.
Komunitas bikers yang sering identik dengan image negatif, sepertinya sudah mampu ditepis oleh Q-Amor dengan kegiatan-kegiatan sosial seperti ini. Tentu saja, aktifitas ini semoga menjadi inspirasi dan motivasi bagi seluruh komunitas bikers untuk mengedepankan solidaritas dan jiwa sosial dan meminimalisir image negatif yang sering muncul. Mari kita tunggu langkah gerak Q-Amor, Cikarang Bikers Community dan komunitas-komunitas bikers lain berikutnya...

READ MORE - Q-AMOR Bikers Peduli Sesama

In action : KPMI peduli banjir cikarang timur

Senin, 29 Maret 2010


CikarangNews6(28/03/2010) - Kelompok Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) turut peduli dengan korban banjir cikarang timur.Mereka menyumbangkan dana sebesar 2.5juta rupiah

Team cikarangnews6 kembali bergerak ke Posko utama hari minggu siang dengan membawa bantuan obat-obatan dari KPMI berupa : salep kulit, obat batuk, obat flu, plester, betadyne, alkohol, balsem dan obat-obatan yang lain.

selain berbentuk obat-obatan juga ada perlengkapan bayi seperti : sabun, minyak telon, kayu putih, celana bayi pendek, sabun, odol dan juga bedak bayi.

Juga diserahkan bantuan berupa uang tunai untuk dana operasional sebesar Rp 330.000,-

Bantuan dari KPMI langsung diserah terimakan dari Pak Rusmaya sebagai wakil KPMI kepada Pak Nursalam sebagai wakil dari posko relawan cikarang timur.

Selesai serah terima dan ramah tamah bersama team relawan, rombongan cikarangnews6 berkesempatan untuk meninjau lokasi dengan diantar oleh Pak Nuralam.

Rombongan bergerak ke arah posko Ust Jafar.Nampak rumah-rumah gubuk berjejer dipinggir jalan dan beberapa warga mengulurkan kotak air mineral untuk meminta bantuan.

Kondisi banjir memang telah surut cukup drastis, meskipun di beberapa wilayah yang rendah maih tergenang.

banjir selama 10hari telah meninggalkan jejak kotoran tanah yang cukup banyak, sehingga akan menyita waktu untuk membersihkannya.
READ MORE - In action : KPMI peduli banjir cikarang timur

Donasi dari DKM ANNAHL SEIN

CikarangNews6 (26/03/2010) - Bantuan untuk korban musibah banjir cikarang timur terus mengalir.kali ini datangnya dari DKM ANNAHL Pt.SEIN di kawasan industri jababeka.

Bantuan yang di kolektif dari uang kotak infaq jum'at jama'ah dan dari beberapa orang relawan, terkumpul sebanyak 3.3juta rupiah.

Total dana tersebut dialokasikan untuk 2 tempat.yaitu posko utama cikarang timur sebesar 2jt rupiah dan posko banjir karawang sebesar 1.3juta rupiah.

Rombongan dari Team cikarangnews6 sampai di posko utama menjelang Isya.Suasana dapur umum di posko utama cikarang timur terlihat sangat sibuk ketika team cikarangnews6 sampai di tempat.

Terlihat para relawan baru selesai memasak dan sedang menyiapkan nasi bungkus untuk makan malam warga musibah banjir.

Kondisi air malam itu masih belum surut, sehingga bantuan makan malam harus di distribusikan dengan menggunakan perahu dan getek seadanya.

Dua orang dari cikarangnews6 berkesempatan untuk ikut dalam rombongan team relawan membagikan nasi bungkus.kondisi malam yang gelap tanpa penerangan bulan maupun listrik membuat suasana makin mencekam.

sebagian warga bertahan di rumah-rumah mereka dengan membangun panggung dari bambu dan penerangan seadanya.banyak dari mereka anak-anak dan kaum wanita.

Seorang pemuda yang sempat ditemui cikarangnews6 mengatakan, pagi hari ia mengantar istrinya berangkat kerja dengan menggunakan getek kedebog pisang dari rumahnya yang tergenang banjir ke jalan raya.

Malam harinya sang pemuda tersebut, kembali menjemput istrinya dari jalan raya ke rumahnya juga dengan menggunakan getek gedebog pisang.

Ketika ditanya cikarangnews6 mengapa ia dan istrinya tidak mengungsi ke dataran yang lebih tinggi.Ia hanya mejawab ringan "nggak aenak atuh mas ngrepotin orang lain, kecuali ama sodara"

Malam kian larut, ketika rombongan relawan baru saja selesai membagikan nasi bungkus.Keringat membasahi wajah mereka karena berjuang keras mengayuh dan mendistribusikan bantuan dengan jarak tempuh yang cukup jauh.


Sementara di sisi lain terlihat Beberapa warga bergerombol di bibir jalan sambil memperhatikan genangan air yang tak kunjung surut hingga memasuki hari ke-10.

semoga banjir segera berlalu...
READ MORE - Donasi dari DKM ANNAHL SEIN

Warga Muara Gembong Bekasi Masih Terendam Banjir

CikarangNews6: Sekitar 5.198 rumah warga di Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, masih terendam air pada ketinggian 10- 30 sentimeter.
Banjir akibat meluapnya Sungai Citarum itu, memang mulai surut tetapi sebagian besar rumah warga masih terendam selama satu pekan lebih.

Ketinggian air sungai Citarum, dari posisi semula 13,20 meter kini menjadi 11,30 meter. "Sudah mulai surut namun rumah warga masih terendam," kata Herman Susilo, Camat Muara Gembong kepada Tempo, Senin (29/3).

Perbaikan tanggul jebol belum bisa dilakukan. Terutama tanggul besar di Kampung Bokor RT 07 Desa Pantai Bhakti yang jebol sepanjang 75 meter.

Syahrudin Aji, pengurus lembaga swadaya masyarakat (LSM) Mitra Peduli Indonesia yang mendirikan posko bantuan korban banjir di Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muara Gembong, mengatakan warga belum bisa kembali ke rumahnya.

Menurut dia, warga bergotongroyong membendung luapan air sungai Citarum tetapi gagal. Empat hari lalu, warga menutup tanggul jebol memakai batang pohon kelapa, namun karena derasnya arus sungai batang pohon kelapa hanyut.

sumber : tempointeraktif

READ MORE - Warga Muara Gembong Bekasi Masih Terendam Banjir

Alhamdulillah, Banjir Labansari Mulai Surut

Minggu, 28 Maret 2010

CikarangNews6 - Banjir di Desa Labansari sudah mulai surut sejak tadi malam. Siang ini (28/3/10) ketika CikarangNews6 ke lokasi menyerahkan bantuan dari pembaca, tampak air sudah menurun drastis. SDN Bojongsari 01 di sebelah lapangan Labansari juga sudah nampak utuh. Tinggal menyisakan tanah becek di depannya. Di lapangan sepak bola Labansari, tiga perempat tinggi gawang sudah tampak. Warga sudah mulai pulang ke rumah membersihkan rumahnya masing-masing dari sampah dan lumpur.

Untuk menuju Desa Nanggewer, warga masih harus menggunakan perahu karet milik Kecamatan Kedungwaringin yang masih standby di lokasi. Karena lapangan Labansari masih tergenang air.

Sepanjang jalan menuju Labansari barang-barang milik warga sudah diangkut pulang. Di stasiun Bojongsari pengungsi juga sudah tidak terlihat lagi.

Kini warga bersiap-siap membersihkan rumahnya masing-masing. Bantuan air minum dan nasi bungkus juga masih dibutuhkan, karena mulai hari ini dan beberapa hari ke depan mereka belum aktif bekerja. Air minum bisa dimanfaatkan warga melepas lapar dan dahaga karena berkerja keras membersihkan sisa-sisa banjir.
READ MORE - Alhamdulillah, Banjir Labansari Mulai Surut

Bupati Di Muara Gembong

CikarangNews6 - Selain di Desa Labansari, Kecamatan Cikarang Timur dan Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungwaringin, banjir juga melanda Kecamatan Muara Gembong. Dengan menggunakan sepeda motor, Bupati Bekasi DR. H. Sa'duddin, MM menengok warganya yang terkena banjir. Tiga desa di Kecamatan Muara Gembong yang terendam banjir adalah Desa Pasir Mekar, Desa Pantai Bahagia dan Pantai Sederhana serta SMAN 1 Muara Gembong.

Bupati Bekasi pada kesempatan ini memberikan bantuan berupa mie instan 300 dus, air mineral 600 dus, beras 100 ton dan dana dari Pemerintah Kabupaten Bekasi sebesar 15 milyar dari biaya tak terduga APBD Kabupaten Bekasi yang diperuntukan perbaikan jalan, sawah seluas 726 hektar dan tambak 37,90 hektar.

Pemkab Bekasi juga sudah menyiapkan tim medis dan perlengkapannya untuk membantu warga yang membutuhkan, ujar Bupati.

Sedangkan bagi warga yang terkena banjir akan dievakuasi ke tempat yang lebih aman. “ Kami sudah persiapkan peralatan untuk evakuasi,” jelas Bupati. Namun menurut keterangan warga, banyak warga yang enggan untuk dievakuasi. Hingga berita ini diturunkan, mereka enggan pindah dari tempat tinggalnya.

Sumber: bekasikab.go.id
READ MORE - Bupati Di Muara Gembong

1000 Bungkus Perhari

Ini target posko banjir sebuah parpol di lokasi banjir di Labansari. Nasi bungkus ini untuk membantu para korban banjir. Kalau sehari makan tiga kali berarti ini hanya untuk 350 jiwa. Berapa jumlah pengungsi korban banjir di Labansari dan Bojongsari. Lebih dari seribu jiwa. Berarti posko ini hanya bisa membantu sepertiga jumlah pengungsi saja.

Artinya, bantuan masyarakat masih sangat dibutuhkan. Ada 40 parpol di negeri ini. Jika semua turun membantu maka menjadi ringanlah beban membantu warga Labansari dan Bojongsari ini. Barangkali tak usah semuanya, karena sudah banyak yang mati suri sejak pemilu selesai. Anggap saja 9 parpol yang berhasil masuk Senayan saja yang turun membantu, warga Labansari dan Bojongsari akan sangat terbantu.

Ada yang bilang, membantu korban banjir yang ikhlash saja. Jangan demi kepentingan politik. CikarangNews6 termasuk yang tak sepakat dengan komentar ini. Siapapun boleh membantu karena sekarang korban banjir memang sedang butuh bantuan. Apapun motivasinya, toh warga tak memperdulikan itu lagi. Siapapun yang memberi bantuan pasti diterima demi mengganjal dan meneruskan kehidupannya.

Jangan karena takut dibilang politis dan tidak ikhlas lalu tidak turun membantu. Justru saat ini tak ada bantuan yang politis. Karena pilkada dan pemilu masih jauh. Kini saatnya parpol menujukkan ketulusannya berbakti kepada rakyat negeri ini. Sambangi rakyat yang sedang membutuhkan parpol. Jangan hanya menyambangi pada saat mereka tak butuh. Jangan hanya menyambangi hanya pada saat petinggi parpol butuh suara yang mengantarkan mereka ke kursi empuk kekuasaan saja.
Kini saatnya membalas budi.

“Berapa biaya untuk 1000 bungkus nasi?”
“Kalau sebungkus Rp 4000,- berarti dibutuhkan Rp 4 juta rupiah perhari.” Kata ketua posko parpol berlambang bulan sabit kembar yang mengapit setangkai padi itu. Wow, jumlah yang tak sedikit. Jika tidak didukung oleh donator yang cukup dan yang ikhlas menyumbang setiap hari, sulit mendapatkan dana sebesar itu.

Setiap hari juga terdapat para petugas yang standby di posko ini. Tak pernah berhenti 24 jam. Tak pernah kosong.

Ternyata membangun posko banjir tak sekedar menggelar tenda.
READ MORE - 1000 Bungkus Perhari

Terima Kasih Posko Banjir dan Dapur Umum

Sabtu, 27 Maret 2010


CikarangNews6 - Memasuki hari ke-10 banjir di Cikarang Timur dan sekitarnya, ketinggian air masih belum surut. Pengungsipun masih tetap bertahan. Sebagian bertahan di pengungsian dan sebagian lagi bertahan di rumah atau sekitar rumah yang cukup aman dari jangkauan tingginya air. Dari pantauan tim Ciknews6 ketika berkunjung ke lokasi banjir (26/03/10) seputaran pasar Bojongsari, ternyata jumlah korban banjir yang bertahan di rumah atau mengungsi di sekitar rumah yang cukup aman dari banjir tergolong sangat banyak. Hal ini sebenarnya masih sangat riskan, apalagi ketika air semakin tinggi, sangat dimungkinkan mereka akan terendam.

Berdasarkan data di satlak PBP banjir Cikarang Timur, data pengungsi mencapai 953 jiwa dari jumlah penduduk 4044 jiwa. Kondisi korban banjir yang tetap tinggal di sekitar rumah yang terendam selain sangat riskan juga perlu mendapatkan perhatian lebih karena akses ke area sana yang cukup sulit. Salah satu yang menjadi titik perhatian adalah makanan. Dengan kondisi dingin dan banjir, maka sebenarnya diperlukan makanan dan minuman yang cukup dan higienis.

Ketika tim Ciknews6 berada di sana, tampak hanya satu buah dapur umum yang sedang menyiapkan makan malam untuk para korban. Dapur umum ini terletak di Posko Banjir PKS. Menurut Irawan yang menjadi koordinator di Posko Banjir PKS, dapur umum yang didirikan tersebut beraktifitas selama 24 jam. Dalam sekali waktu makan, dapur umum ini membuat sekitar 1000 bungkus makanan untuk didistribusikan kepada para korban banjir. Tidak kurang dari empat juta rupiah setiap harinya diperlukan untuk memenuhi kebutuhan korban banjir di daerah seputaran pasar Bojongsari dan Labansari. Untuk memasak makanan yang akan didistribusikan, dapur umum ini memiliki juru masak khusus yang bertugas untuk memasak. Sementara untuk mendistribusikan makanan yang sudah jadi, Posko Banjir PKS mendapat dukungan dari beberapa relawan. Posko ini juga menerima sumbangan dari para donatur yang ingin membantu para korban banjir.

Posko banjir lain yang juga standby 24 jam adalah Posko Sub Satlak PBP Banjir Cikarang Timur. Posko ini dijaga oleh beberapa orang tentara dan menyediakan data pengungsi dan keadaan banjir terkini. Disamping itu, posko ini juga menerima bantuan dari para donatur. Hanya saja posko ini tidak menyediakan dapur umum.

Keberadaan posko-posko banjir ini tentu sangat membantu tidak hanya para korban banjir tetapi juga para donatur yang ingin menyalurkan bantuan serta para keluarga dan pencari berita yang ingin mendapatkan berita terbaru banjir. Semoga para relawan yang berada di posko, yang dengan keikhlasan dan semangatnya senantiasa diberikan kesehatan dan kemampuan untuk tetap membantu para korban banjir.
READ MORE - Terima Kasih Posko Banjir dan Dapur Umum

Peta Banjir: Anda Dimana?

Banyak warga Cikarang yang tidak tahu dimana posisinya secara geografis terhadap Karawang. Maka wajar ketika CikarangNews6 pertama kali memberitakan musibah banjir di Labansari, banyak yang terhenyak. Mereka tahu ada banjir di Karawang, tapi tak menyangka kalau dampaknya sampai sebuah desa di Kecamatan Cikarang Timur dan Kedungwaringin. Dan dua kecamatan ini berada di Cikarang.

CikarangNews6 memberitakan kondisi banjir di kedua wilayah ini setiap hari. Dan bersyukur ternyata banyak yang tercerahkan dan berbondong-bondong menuju ke lokasi banjir untuk menyerahkan bantuan demi meringankan beban korban banjir.

Untuk lebih memahami posisi Cikarang dalam peta geografis, berikut ini CikarangNews6 menampilkan peta banjir. Tujuannya dengan demikian kita jadi sadar dengan musibah ini, dan begitu banyak warga Bekasi yang membutuhkan bantuan kita.

Mari berlomba-lomba menanamkan kebaikan sebagai salah satu wujud syukur kita yang masih diberikan keamanan dan kenyamanan oleh Allah SWT.
READ MORE - Peta Banjir: Anda Dimana?

DKM PT. SANYO Electronics Indonesia Peduli Banjir

Jumat, 26 Maret 2010


Solidaritas terhadap korban banjir mengalir dari berbagai komunitas. Kali ini DKM-DKM peusahaan mulai bergerak. Salah satunya DKM An Nuur PT. SANYO Electronics Indonesia yang berlokasi di EJIP, Cikarang Selatan.

Press release yang diterima CikarangNews6:

"Rekan-rekan yang terhormat, masih segar dalam ingatan kita musibah korban gempa yang menimpa saudara kita di daerah Tasik Malaya Jawa Barat, Padang Pariaman Sumatra Barat, serta berita yang kurang baik yang menimpa saudara kita di Palestina atas kekejaman Israel.

Hari inipun kita mendengar dan melihat banyak saudara-saudara kita yang tertimpa musibah banjir di daerah Bekasi, Karawang, Bandung sepanjang Sungai Citarum di Jawa Barat.

Sungguh itu semua adalah kehendak dari Allah SWT. Semoga Allah SWT memberikan ketabahan dan kekuatan keimanan kepada seluruh korban dan keluarganya.

Kita sebagai ummat muslim berkewajiban untuk membantu saudara-saudara kita di sana, maka untuk mewujudkan kepedulian kita, DKM An Nuur PT SANYO Electronics Indonesia mengajak semua komponen dan jamaah yang ada di SEI untuk menyumbangkan sebagian rezekinya untuk meringankan beban yang diderita oleh saudara kita yang terkena musibah banjir tersebut."


CikarangNews6 bergembira melihat fenomena ini. Dan berharap makin banyak DKM-DKM perusahaan yang menyalurkan bantuannya ke lokasi. Untuk kemudahan pendistribusian bantuan bisa menghubungi CikarangNews6 di lokasi banjir: Rizal (0813 1623 9733) atau Ustadz Ja'far (0878 804 111 87).


READ MORE - DKM PT. SANYO Electronics Indonesia Peduli Banjir