Tampilkan postingan dengan label Labansari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Labansari. Tampilkan semua postingan

Perlu Dibangun Penampungan Air Bersih di Labansari

Minggu, 04 April 2010

Labansari didatangi banjir hampir setiap tahun. Saat banjir salah satunya yang dibutuhkan warga adalah air bersih. Meskipun saat banjir Maret ini bantuan logistik berbentuk makanan dan minuman banyak, tapi air bersih tidak ada. Itulah yang dikeluhkan warga korban banjir di Labansari dan Bojongsari baru-baru ini. Selama lebih dari sepuluh hari banjir yang merendam enam kecamatan, Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Bekasi hanya sekali mengirimkan air bersih. Bahkan, warga Labansari dan Bojongsari merasa belum pernah dikirim air bersih.
Ternyata ini terjadi karena di kedua desa langganan banjir ini tidak terdapat bak penampungan air bersih. "Beberapa pihak dari perusahaan dan swasta sebenarnya ingin mengirimkan bantuan air bersih. Namun, tidak ada penampungan di Kecamatan Kedungwaringin dan Cikarang Timur, " kata anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Cikarang Timur, Zuli Zulkipli.
Zuli dan beberapa puluhan warga dalam pertemuan dengan DPRD meminta agar PDAM mau memberikan tempat penampungan air meski tidak permanen agar pengiriman bantuan air besih dapat dilakukan tidak saja oleh PDAM namun juga bantuan beberapa pihak swasta dan perusahaan.
Kepala Bagian Humas PDAM Bekasi Komaruddin mengatakan telah menerima laporan dari beberapa pihak mengenai bantuan air bersih. Ia mengaku telah menyalurkan air bersih ke wilayah Muaragembon dan sekitarnya. Namun, ia juga mengakui jika di wilayah Labansari dan Bojongsari memang belum ada tempat penampungan air bersih dari PDAM.
Dengan pengalaman berkali-kali banjir di dua desa ini, semoga menggerakkan Pemda Kabupaten Bekasi untuk membangun tempat penampungan air bersih di kedua desa ini. Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) Desa juga memasukkan pembangunan tempat penampungan air bersih ini dalam rapat-rapatnya.  
READ MORE - Perlu Dibangun Penampungan Air Bersih di Labansari

Video Banjir Cikarang 28 Maret 2010

Rabu, 31 Maret 2010

Add Image

READ MORE - Video Banjir Cikarang 28 Maret 2010

Pasca Banjir: Semoga Allah Mengganti dengan yang Lebih Baik

CikarangNews6 - Pasca banjir, warga Desa Labansari dan Desa Bojongsari terus berbenah. Mereka terus membersihkan sampah dan sisa-sisa lumpur. Beberapa perabotan yang terbuat dari kayu dan triplek rusak, setelah terendam selama 10 hari. Meskipun demikian, bantuan terus berdatangan. Sebagian besar berupa obat-obatan, alat kebersihan, sabun mandi, dan makanan dalam kemasan seperti mie dan air minum.

Rumah yang terbuat dari bilik sudah jelas rusak. "Tembok rumah saya yang cuma setengah tembok sudah jebol, Pak." kata seorang warga. "Mudah-mudahan ada rizki untuk memperbaikinya." harapnya.

Menurut seorang petugas posko banjir, ada lembaga sosial yang akan menyelenggarakan pelayanan kesehatan di sini dalam minggu ini. "Hari ini lokasi akan disurvey." katanya.

CikarangNews6 berharap semoga warga yang mendapatkan musibah ini diberi ketabahan dan kesabaran melihat kondisi barang dan rumahnya pasca banjir. Semoga Allah SWT menggantinya dengan yang lebih baik. Dan para donatur dermawan mendapatkan kebaikan disisi Allah serta dilapangkan rizkinya. Amiin.
READ MORE - Pasca Banjir: Semoga Allah Mengganti dengan yang Lebih Baik

Q-AMOR Bikers Peduli Sesama

Selasa, 30 Maret 2010

CikarangNews6: Banjir di Cikarang Timur dan sekitarnya tak hanya menjadi sebuah even yang menyedihkan, tetapi juga menjadi sebuah media untuk saling menguatkan sisi-sisi solidaritas kita kepada sesama. Adalah Q-Amor, sebuah komunitas motor PT. SAMSUNG ELECTRONICS INDONESIA salah satu komunitas bikers yang dengan semangat solidaritasnya berusaha mengumpulkan dana untuk para korban banjir di Cikarang Timur dan sekitarnya.
Berdasarkan data yang diperoleh oleh team redaksi CikNews6, bersama dengan Cikarang Bikers Community, selama 5 hari, Q-Amor berhasil mengumpulkan dana Rp. 3.336.500 dan sejumlah pakaian layak pakai untuk para korban bencana banjir. Dana yang terkumpul ini kemudian dibelikan logistic berupa nasi bungkus, air mineral, biskuit, lotion anti nyamuk, mie instant, minyak kayu putih, sabun mandi dan lain-lain untuk disalurkan kepada para korban banjir di Cikarang Timur, Karawang dan sekitarnya.
Komunitas bikers yang sering identik dengan image negatif, sepertinya sudah mampu ditepis oleh Q-Amor dengan kegiatan-kegiatan sosial seperti ini. Tentu saja, aktifitas ini semoga menjadi inspirasi dan motivasi bagi seluruh komunitas bikers untuk mengedepankan solidaritas dan jiwa sosial dan meminimalisir image negatif yang sering muncul. Mari kita tunggu langkah gerak Q-Amor, Cikarang Bikers Community dan komunitas-komunitas bikers lain berikutnya...

READ MORE - Q-AMOR Bikers Peduli Sesama

In action : KPMI peduli banjir cikarang timur

Senin, 29 Maret 2010


CikarangNews6(28/03/2010) - Kelompok Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) turut peduli dengan korban banjir cikarang timur.Mereka menyumbangkan dana sebesar 2.5juta rupiah

Team cikarangnews6 kembali bergerak ke Posko utama hari minggu siang dengan membawa bantuan obat-obatan dari KPMI berupa : salep kulit, obat batuk, obat flu, plester, betadyne, alkohol, balsem dan obat-obatan yang lain.

selain berbentuk obat-obatan juga ada perlengkapan bayi seperti : sabun, minyak telon, kayu putih, celana bayi pendek, sabun, odol dan juga bedak bayi.

Juga diserahkan bantuan berupa uang tunai untuk dana operasional sebesar Rp 330.000,-

Bantuan dari KPMI langsung diserah terimakan dari Pak Rusmaya sebagai wakil KPMI kepada Pak Nursalam sebagai wakil dari posko relawan cikarang timur.

Selesai serah terima dan ramah tamah bersama team relawan, rombongan cikarangnews6 berkesempatan untuk meninjau lokasi dengan diantar oleh Pak Nuralam.

Rombongan bergerak ke arah posko Ust Jafar.Nampak rumah-rumah gubuk berjejer dipinggir jalan dan beberapa warga mengulurkan kotak air mineral untuk meminta bantuan.

Kondisi banjir memang telah surut cukup drastis, meskipun di beberapa wilayah yang rendah maih tergenang.

banjir selama 10hari telah meninggalkan jejak kotoran tanah yang cukup banyak, sehingga akan menyita waktu untuk membersihkannya.
READ MORE - In action : KPMI peduli banjir cikarang timur

Donasi dari DKM ANNAHL SEIN

CikarangNews6 (26/03/2010) - Bantuan untuk korban musibah banjir cikarang timur terus mengalir.kali ini datangnya dari DKM ANNAHL Pt.SEIN di kawasan industri jababeka.

Bantuan yang di kolektif dari uang kotak infaq jum'at jama'ah dan dari beberapa orang relawan, terkumpul sebanyak 3.3juta rupiah.

Total dana tersebut dialokasikan untuk 2 tempat.yaitu posko utama cikarang timur sebesar 2jt rupiah dan posko banjir karawang sebesar 1.3juta rupiah.

Rombongan dari Team cikarangnews6 sampai di posko utama menjelang Isya.Suasana dapur umum di posko utama cikarang timur terlihat sangat sibuk ketika team cikarangnews6 sampai di tempat.

Terlihat para relawan baru selesai memasak dan sedang menyiapkan nasi bungkus untuk makan malam warga musibah banjir.

Kondisi air malam itu masih belum surut, sehingga bantuan makan malam harus di distribusikan dengan menggunakan perahu dan getek seadanya.

Dua orang dari cikarangnews6 berkesempatan untuk ikut dalam rombongan team relawan membagikan nasi bungkus.kondisi malam yang gelap tanpa penerangan bulan maupun listrik membuat suasana makin mencekam.

sebagian warga bertahan di rumah-rumah mereka dengan membangun panggung dari bambu dan penerangan seadanya.banyak dari mereka anak-anak dan kaum wanita.

Seorang pemuda yang sempat ditemui cikarangnews6 mengatakan, pagi hari ia mengantar istrinya berangkat kerja dengan menggunakan getek kedebog pisang dari rumahnya yang tergenang banjir ke jalan raya.

Malam harinya sang pemuda tersebut, kembali menjemput istrinya dari jalan raya ke rumahnya juga dengan menggunakan getek gedebog pisang.

Ketika ditanya cikarangnews6 mengapa ia dan istrinya tidak mengungsi ke dataran yang lebih tinggi.Ia hanya mejawab ringan "nggak aenak atuh mas ngrepotin orang lain, kecuali ama sodara"

Malam kian larut, ketika rombongan relawan baru saja selesai membagikan nasi bungkus.Keringat membasahi wajah mereka karena berjuang keras mengayuh dan mendistribusikan bantuan dengan jarak tempuh yang cukup jauh.


Sementara di sisi lain terlihat Beberapa warga bergerombol di bibir jalan sambil memperhatikan genangan air yang tak kunjung surut hingga memasuki hari ke-10.

semoga banjir segera berlalu...
READ MORE - Donasi dari DKM ANNAHL SEIN

Alhamdulillah, Banjir Labansari Mulai Surut

Minggu, 28 Maret 2010

CikarangNews6 - Banjir di Desa Labansari sudah mulai surut sejak tadi malam. Siang ini (28/3/10) ketika CikarangNews6 ke lokasi menyerahkan bantuan dari pembaca, tampak air sudah menurun drastis. SDN Bojongsari 01 di sebelah lapangan Labansari juga sudah nampak utuh. Tinggal menyisakan tanah becek di depannya. Di lapangan sepak bola Labansari, tiga perempat tinggi gawang sudah tampak. Warga sudah mulai pulang ke rumah membersihkan rumahnya masing-masing dari sampah dan lumpur.

Untuk menuju Desa Nanggewer, warga masih harus menggunakan perahu karet milik Kecamatan Kedungwaringin yang masih standby di lokasi. Karena lapangan Labansari masih tergenang air.

Sepanjang jalan menuju Labansari barang-barang milik warga sudah diangkut pulang. Di stasiun Bojongsari pengungsi juga sudah tidak terlihat lagi.

Kini warga bersiap-siap membersihkan rumahnya masing-masing. Bantuan air minum dan nasi bungkus juga masih dibutuhkan, karena mulai hari ini dan beberapa hari ke depan mereka belum aktif bekerja. Air minum bisa dimanfaatkan warga melepas lapar dan dahaga karena berkerja keras membersihkan sisa-sisa banjir.
READ MORE - Alhamdulillah, Banjir Labansari Mulai Surut

Terima Kasih Posko Banjir dan Dapur Umum

Sabtu, 27 Maret 2010


CikarangNews6 - Memasuki hari ke-10 banjir di Cikarang Timur dan sekitarnya, ketinggian air masih belum surut. Pengungsipun masih tetap bertahan. Sebagian bertahan di pengungsian dan sebagian lagi bertahan di rumah atau sekitar rumah yang cukup aman dari jangkauan tingginya air. Dari pantauan tim Ciknews6 ketika berkunjung ke lokasi banjir (26/03/10) seputaran pasar Bojongsari, ternyata jumlah korban banjir yang bertahan di rumah atau mengungsi di sekitar rumah yang cukup aman dari banjir tergolong sangat banyak. Hal ini sebenarnya masih sangat riskan, apalagi ketika air semakin tinggi, sangat dimungkinkan mereka akan terendam.

Berdasarkan data di satlak PBP banjir Cikarang Timur, data pengungsi mencapai 953 jiwa dari jumlah penduduk 4044 jiwa. Kondisi korban banjir yang tetap tinggal di sekitar rumah yang terendam selain sangat riskan juga perlu mendapatkan perhatian lebih karena akses ke area sana yang cukup sulit. Salah satu yang menjadi titik perhatian adalah makanan. Dengan kondisi dingin dan banjir, maka sebenarnya diperlukan makanan dan minuman yang cukup dan higienis.

Ketika tim Ciknews6 berada di sana, tampak hanya satu buah dapur umum yang sedang menyiapkan makan malam untuk para korban. Dapur umum ini terletak di Posko Banjir PKS. Menurut Irawan yang menjadi koordinator di Posko Banjir PKS, dapur umum yang didirikan tersebut beraktifitas selama 24 jam. Dalam sekali waktu makan, dapur umum ini membuat sekitar 1000 bungkus makanan untuk didistribusikan kepada para korban banjir. Tidak kurang dari empat juta rupiah setiap harinya diperlukan untuk memenuhi kebutuhan korban banjir di daerah seputaran pasar Bojongsari dan Labansari. Untuk memasak makanan yang akan didistribusikan, dapur umum ini memiliki juru masak khusus yang bertugas untuk memasak. Sementara untuk mendistribusikan makanan yang sudah jadi, Posko Banjir PKS mendapat dukungan dari beberapa relawan. Posko ini juga menerima sumbangan dari para donatur yang ingin membantu para korban banjir.

Posko banjir lain yang juga standby 24 jam adalah Posko Sub Satlak PBP Banjir Cikarang Timur. Posko ini dijaga oleh beberapa orang tentara dan menyediakan data pengungsi dan keadaan banjir terkini. Disamping itu, posko ini juga menerima bantuan dari para donatur. Hanya saja posko ini tidak menyediakan dapur umum.

Keberadaan posko-posko banjir ini tentu sangat membantu tidak hanya para korban banjir tetapi juga para donatur yang ingin menyalurkan bantuan serta para keluarga dan pencari berita yang ingin mendapatkan berita terbaru banjir. Semoga para relawan yang berada di posko, yang dengan keikhlasan dan semangatnya senantiasa diberikan kesehatan dan kemampuan untuk tetap membantu para korban banjir.
READ MORE - Terima Kasih Posko Banjir dan Dapur Umum

DKM PT. SANYO Electronics Indonesia Peduli Banjir

Jumat, 26 Maret 2010


Solidaritas terhadap korban banjir mengalir dari berbagai komunitas. Kali ini DKM-DKM peusahaan mulai bergerak. Salah satunya DKM An Nuur PT. SANYO Electronics Indonesia yang berlokasi di EJIP, Cikarang Selatan.

Press release yang diterima CikarangNews6:

"Rekan-rekan yang terhormat, masih segar dalam ingatan kita musibah korban gempa yang menimpa saudara kita di daerah Tasik Malaya Jawa Barat, Padang Pariaman Sumatra Barat, serta berita yang kurang baik yang menimpa saudara kita di Palestina atas kekejaman Israel.

Hari inipun kita mendengar dan melihat banyak saudara-saudara kita yang tertimpa musibah banjir di daerah Bekasi, Karawang, Bandung sepanjang Sungai Citarum di Jawa Barat.

Sungguh itu semua adalah kehendak dari Allah SWT. Semoga Allah SWT memberikan ketabahan dan kekuatan keimanan kepada seluruh korban dan keluarganya.

Kita sebagai ummat muslim berkewajiban untuk membantu saudara-saudara kita di sana, maka untuk mewujudkan kepedulian kita, DKM An Nuur PT SANYO Electronics Indonesia mengajak semua komponen dan jamaah yang ada di SEI untuk menyumbangkan sebagian rezekinya untuk meringankan beban yang diderita oleh saudara kita yang terkena musibah banjir tersebut."


CikarangNews6 bergembira melihat fenomena ini. Dan berharap makin banyak DKM-DKM perusahaan yang menyalurkan bantuannya ke lokasi. Untuk kemudahan pendistribusian bantuan bisa menghubungi CikarangNews6 di lokasi banjir: Rizal (0813 1623 9733) atau Ustadz Ja'far (0878 804 111 87).


READ MORE - DKM PT. SANYO Electronics Indonesia Peduli Banjir

Kesan Yulfiawan Tentang Kondisi Banjir Labansari


Sesaat setelah kami sampai di Kedungwaringin (dan Labansari-red), tidak lama kami langsung di suguhi pemandangan yang cukup menghanyutkan: satu buah sekolah sudah terendam dan warga sudah melakukan evakuasi di setiap jalan yang masih kering. Padahal lokasi ini adalah lokasi yang terdekat dari jalan Provinsi.

Lalu kami langsung melakukan mendekat ke lokasi banjir yang terparah. Ternyata kondisinya sangat sulit diterima oleh akal sehat. Rasa iba langsung menyelimuti diri kami, sekaligus rasa khawatir juga kami rasakan karena tidak kurang dari satu jengkal lagi maka dataran tinggi pengungsian warga akan terendam juga, mengingat debit air yang terus naik dan dengan kecepatan yang luar biasa cepat.

Sesaat setelah melakukan serah terima bantuan, saya bergumam: harusnya kita bisa memberikan lebih dari ini, saat yang lain sedang sibuk bekerja mencari rizki, maka saudara-saudara kita sedang kelelahan meratapi cobaan yang harus dilaluinya. Di saat kita tengah asyik memperbincangkan pertandingan bola yang telah berlangsung, maka saudara-saudara kita di sana sedang mengantri pembagian bantuan sarapan pagi, yang mungkin sarapan pagi tersebut bahkan belum tersedia.

Oleh karena itu, saya pribadi menghimbau kepada seluruh kawan-kawan yang terjangkau oleh email ini, kami ingin mengetuk hati kawan-kawan semua untuk bisa memberikan sedikit atau bahkan lebih dari rizki yang kita terima dari Tuhan, untuk kita kembalikan lagi kepada-Nya melalui saudara-saudara kita yang sedang tertimpa banjir di Karawang-Bekasi. Semoga kita diberikan kemudahan dalam melangkah untuk ikut serta dalam aksi sosial ini. Amiin.

Yulfiawan
Q-Amor
PT Samsung Electronics Indonesia
READ MORE - Kesan Yulfiawan Tentang Kondisi Banjir Labansari

MUSLIMSEIN : SEIN Tanggap Bencana

Kamis, 25 Maret 2010

Hujan yang mengguyur Kab. Bekasi dan Karawang beberapa waktu terakhir ini mengakibatkan meluapnya sungai Citarum. Meluapnya sungai Citarum ini tidak hanya disebabkan oleh hujan yang turun di Kab. Bekasi dan Karawang, tetapi juga disebabkan hujan yang turun di daerah hulu sungai Citarum.

Sesuai dengan berita yang dilansir di cikarang news 6 banjir terparah berada di daerah Labansari Cikarang Timur. Daerah lain yang juga terendam adalah daerah Muara Gembong dan Kedungwaringin. Sementara itu, di Karawang, banjir juga menggenangi beberapa perumahan elit. Beberapa perumahan yang turut tergenang air antara lain Perumahan Resinda, Galuh Mas, dan Graha Karawang.

Bencana banjir yang menimpa saudara-saudara kita di Kab. Bekasi dan Karawang ini, memanggil team sosial HARMONI PT. Samsung Electronics Indonesia untuk melakukan penggalangan dana di lingkungan SEIN dengan cepat. Penggalangan dana sendiri berlangsung selama dua hari dimulai dari tanggal 24-25 Maret 2010. Penggalangan dana dilakukan dengan mengedarkan kotak peduli banjir yang diedarkan kepada seluruh karyawan. Juga ditempatkan beberapa kotak peduli banjir di beberapa titik di lingkungan SEIN.

Semoga segala gerak langkah team sosial HARMONI SEIN dan sumbangan dana serta tenaga yang diberikan oleh seluruh karyawan SEIN mampu menguatkan saudara-saudara kita yang sedang mendapatkan musibah banjir dan mendapatkan balasan yang baik serta banyak dari Allah SWT. amien

sumber : MUSLIMSEIN

READ MORE - MUSLIMSEIN : SEIN Tanggap Bencana

Hari ke 6 Banjir Labansari: Posko Terancam Terendam

CikarangNews6 - Responden CikNews6 di lokasi banjir mengirimkan SMS pagi ini (25/3/10). Isinya:


"Air sudah melewati jalan Labansari. Deras. .... Kalau tetap seperti ini, 1-2 jam ke depan, Posko Labansari terendam."

Tertangkap informasi bahwa air semakin tinggi. Jalan Labansari yang membelah Desa Labansari dan Desa Bojongsari telah terbenam air dengan aliran yang deras. Jika demikian maka Posko Ustadz Ja'far akan terendam. Maka posko harus pindah demi melayani para korban banjir.

Ada dua lokasi alternatif yaitu jembatan Bojongsari dan Stasiun Bojongsari. Responden CikNews6 melaporkan untuk antisipasi ini, beberapa saat yang lalu telah dibuat Posko di jembatan Bojongsari. Di sini juga berdiri dapur umum. Tentu Posko sangat membutuhkan partisipasi berbagai pihak untuk mendukung biaya operasional Posko.

Salurkan bantuan Anda ke CikNews6. Hubungi Rizal (0813 162 397 33) dan Ustadz Ja'far (0878 804 111 87). 
Posko inilah yang terancam terendam pagi ini.
READ MORE - Hari ke 6 Banjir Labansari: Posko Terancam Terendam

Update : Banjir Cikarang Timur

Rabu, 24 Maret 2010


CikarangNews6 - Sejak hari sabtu 20/03/2010 saudara2 kita di wilayah kecamatan Cikarang Timur (desa Labansari) dan Kecamatan Kedung Waringin (desa Bojongsari) tertimpa musibah banjir akibat luapan Bendungan Saguling.

Sebagai bentuk kepedulian sosial antar sesama, beberapa warga Cikarang Baru sudah action dengan mengirimkan bantuan ke lokasi secara spontan, baik dari pribadi maupun melalui DKM/Lembaga masyarakat di wilayah Cikarang Baru.

Informasi penyaluran bantuan terkini diantaranya adalah dari Dewan Zakat Masjid Mekar Indah yang dalam hal ini diwakili oleh Pak Arry Kurnia.Yang dilaksanakan pada hari senin malam; 22/03/2010.

Beliau datang langsung ke lokasi banjir bersama dengan beberapa rekan dari komunitas cimart , Pak Purwanto dan kawan-kawan.

Juga hadir dalam rombongan Owner kupattahu bandung dan owner toko komputer Netcomm.

Rombongan bergerak ke lokasi banjir pada pukul 19.00 dan tiba dilokasi banjir labansari pukul 20.15wib.Mereka langsung bergabung dengan Posko Penanggulangan banjir yang dipimpin langsung oleh Ust.Ja'far

Bekerja sama dengan team penanggulangan banjir, bantuan kemudian disebar dengan perahu karet ke penduduk yang masih terjebak banjir malam itu.

Seluruh dana yang terkumpul sebanyak Rp 1.250.000,- dibelanjakan nasi bungkus sebanyak 100 bungkus, air mineral, biskuit, susu cair siap minum, mie instant, saos sambal.


Juga bantuan selain makanan berupa lilin untuk penerangan, obat nyamuk lotion dan korek api.



Sampai dengan berita ini di turunkan, warga di daerah banjir masih sangat membutuhkan bantuan dari kita.

Silahkan berpartisipasi aktif dengan memberikan bantuan, baik berupa tenaga, uang tunai ataupun makanan siap santap.

--------------
Bantuan bisa disalurkan langsung ke team Penanggulangan banjir :
Ust.Ja'far (087880411187)

atau melalui pos-pos :
Arry Kurnia
DKM Mekar Indah
Jl.Puspita 2 Mekar Indah Cikarang Baru
Telp: 021-89832007

atau melalui transfer :
BANK SYARIAH MANDIRICHOIRUL ASHYAR, IR
NOREK : 104 001 7693
=> Team media cikarangnews6

Bank BCA DARMAWAN SAEFULLAH
NOREK : 8730065885
=> Team media cikarangonline
---------------------------------------------------------------------------------
READ MORE - Update : Banjir Cikarang Timur

Banjir Labansari, Tidak Ada Korban Jiwa


Banjir kian meluas. Hingga tanggal 23 Maret 2010, banjir telah meluas hingga 5 Kecamatan, meliputi Kecamatan Muaragembong, Karangharja, Pebayuran, Kedung Waringin dan Cikarang Timur, dengan ketinggian air berkisar antara 80 – 140 cm. Sebanyak 3.918 unit rumah terendam banjir dan 13.500 jiwa belum terevakuasi.

Pada bencana ini tidak terdapat korban yang meninggal dunia, luka berat dan luka ringan maupun yang hilang, serta tidak ada kerusakan fasilitas kesehatan. Jumlah pasien yang berobat jalan di Pos Kesehatan yang dibentuk Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi sebanyak 2.229 orang. Akibat bencana ini, terjadi pengungsian sebanyak 208 KK (832 jiwa).

Jajaran kesehatan setempat telah memberikan pelayanan kesehatan di lokasi bencana serta terus melakukan pemantauan di lokasi bencana.

Untuk menyelesaikan permasalahan kesehatan akibat bencana ini, jajaran kesehatan setempat masih memerlukan perahu karet, sarana transportasi untuk pelayanan kesehatan pengungsi, obat-obatan dan PAC (Penjernih Air Cepat).

Pemantauan tetap dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dan Pusat Penanggulangan Krisis Kementerian Kesehatan. (Sumber: www.ppk-depkes.org)
READ MORE - Banjir Labansari, Tidak Ada Korban Jiwa

Banjir Labansari Dalam Gambar

Selasa, 23 Maret 2010



(1) Lapangan bola itu kini menjadi sungai. Semakin ke kiri semakin dalam. Kedalaman bisa mencapai 2 meter. Perahu karet ini adalah bantuan dari Pemda Kabupaten Bekasi. Yang telah tiba di lokasi pada hari pertama terjadinya banjir. Sangat bermanfaat untuk mengevakuasi warga.

(2) Perahu karet ini sedang menuju Kampung Nanggewer, salah satu kampung yang terparah dalam musibah ini. Di sinilah salah satu sukarelawan CikarangNews6, Ust. Ja'far tinggal. Rumahnya sudah terendam 2 meter pada hari kedua banjir melanda (22/03/10).

(3) Anak-anak..... ketika hujan turun mereka main hujan-hujanan. Ketika banjir datang, merekapun membuat rakit dari pelepah pisang.

Main.... ini memang dunia anak-anak. Biarlah mereka tumbuh berkembang. Kita yang sudah dewasalah yang bekerja keras menyelamatkan para warga yang terperangkap banjir.

(4) Warga sedang menyaksikan banjir di Labansari di atas jalan yang memisahkan Labansari dengan Bojongsari. Hari ini (23/3/2010) jalan ini mulai terendam air. Sebagian Desa Bojongsari, Kec. Kedungwaringin juga sudah terendam air.

(5) Beginilah suasana malam di lokasi banjir di Desa Labansari. Selain perahu karet, warga menggunakan rakit dari pelapah pisang.

(6) Pada malam hari kemarin (22/3/10) ketinggian air naik seperti pada gambar ini. Bandingkan dengan kondisi di siang hari (gb. 3).

(7) Sebuah SD Negeri Bojongsari, Kecamatan Kedungwaringin juga sudah terendam. Dipastikan kegiatan belajar mengajar di sekolah ini terhenti. Demikian juga dengan dua SD lainnya yang juga terendam air.
READ MORE - Banjir Labansari Dalam Gambar

Banjir di Labansari: Dibutuhkan Lilin dan Lotion Obat Nyamuk

Senin, 22 Maret 2010

Banyak warga Cikarang yang tidak tahu terjadi banjir di Labansari. Bahkan ternyata banjir di Labansari terjadi sejak Sabtu (20/3/2010) dini hari. Demikian laporan seorang warga Kancil, Cikarang Baru yang kemarin (21/3/2010) mengirimkan bantuan nasi uduk ke lokasi banjir. 


Banjir ini terjadi akibat meluapnya sungai Citarum karena curah hujan yang tinggi di wilayah Kab. Bandung. Curah hujan yang tinggi mengakibatkan bendungan Walahar dan Saguling tak mampu lagi menampung sebagian luapan sungai Citarum itu. Karena khawatir bendungan jebol maka pintu air dibuka sedikit demi sedikit.

Dampak meluapnya sungai Citarum sampai saat ini masih dirasakan warga Labansarisari dan sekitarnya. Kini (22/03/2010) wilayah banjir semakin meluas sampai desa Bojongsari Kecamatan Kedungwaringin. Tingginya debit air dan pasangnya air laut menyebabkan air tidak kunjung mengalir ke laut. 



"Kalau malam gelap gulita karena PLN melakukan pemadaman listrik dan banyak nyamuk." demikian laporan Rizal.  "Warga memerlukan banyak lilin dan autan (lotion obat nyamuk-red)." lanjutnya.

Badan Meteorologi dan Geofisika memperkirakan curah hujan di Wilayah Bandung dan sekitarnya masih tinggi. Artinya wilayah sepanjang aliran sungai Citarum masih teramcam banjir. Termasuk Desa Labansari, Cikarang Timur dan sekitarnya. 



Jika pembaca tergerak untuk menyalurkan bantuan silakan hubungi Rizal (081 316 239 733) atau posko Banjir Ustadz Ja'far 0878 804 11187.     
READ MORE - Banjir di Labansari: Dibutuhkan Lilin dan Lotion Obat Nyamuk

Banjir di Labansari Mencapai 2 Meter

Laporan: Choirul Asyhar

Banjir di Labansari sudah mencapai 2 meter. Ini terjadi di Kampung Nanggewer. Lebih tinggi dari itu terjadi di Kampung Jatiponcol. Kampung inilah yang pertama kali kemasukan air luapan Bendungan Saguling itu.

Ya, banjir di Labansari adalah banjir kiriman dari tak mampunya Bendungan Saguling menampung air dari Purwakarta dan sekitarnya. Karena Labansari termasuk paling rendah maka air mengalir ke Desa ini. Hari ini (22/3/2010) dikabarkan oleh sumber CikNews6 di Labansari, banjir telah mulai menggenang Desa Bojongsari Kecamatan Kedungwaringin yang letaknya lebih tinggi dari Desa Labansari.

Sahyudin, Ketua DPC PKS Kedungwaringin, mengatakan bahwa air sudah menggenangi tiga sekolah SDN Bojongsari. Ketinggian sudah hampair mencapai atap. Menurut Sahyudin, PKS dari DPC Kecamatan Cikarang Timur dan Kecamatan Kedungwaringin telah mengirimkan tim kepanduannya sejak kemarin. Selain itu dari PKS Kabupaten Bekasi telah mengirimkan tim P2B (Penyelamatan dan Penanggulangan Bencana) ke lokasi banjir.

Seorang warga, Ustadz Ja'far mengatakan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi juga telah mengirimkan dua perahu karet untuk evakuasi warga korban banjir. Posko sendiri secara resmi belum ada, tapi dia bersama warga telah membuat Posko darurat di Desa Bojongsari Kecamatan Kedungwaringin yang berbatasan dengan Kampung Nanggewer tempat Ustadz Ja'far tinggal.

Menurut Ustadz Ja'far tadi pagi air sudah memasuki Kampung Babakan yang lokasinya lebih tinggi daripada kampungnya. Saat ini korban banjir mengungsi di rumah-rumah warga di Desa Bojongsari. Yang mengkhawatirkan, kata Ustadz Ja'far, desa Bojongsari sendiri kini sudah mulai digenangi air kiriman bendungan Saguling ini. Selain itu warga juga khawatir jika bendungan Saguling jebol karena sudah tak mampu lagi menampung air dari daerah di sekitarnya.  

Masalah logistik, kata Ustadz Ja'far, kemarin (21/3/2010) sudah ada kiriman dari warga di Jalan Kancil Cikarang Baru. Selain nasi bungkus yang siap saji, warga juga datang membawa beberapa dus mie instant. Meskipun demikian, bantuan tetap masih sangat diperlukan.


Pembaca yang hendak menyalurkan bantuan silakan hubungi Rizal (081 316 239 733) atau posko Banjir Ustadz Ja'far (0878 804 11187).   






READ MORE - Banjir di Labansari Mencapai 2 Meter

Labansari Kembali Terendam Banjir

Sabtu, 20 Maret 2010

Hari ini (20/3/2010) jam 12:45, Ja'far seorang warga Desa Labansari, Cikarang Timur mengirim SMS ke hape saya. Isinya:

"Assalamu'alaikum, maaf Pak. Sekedar informasi saja. Labansari terendam banjir. Air masuk rumah saya sudah 1 meter lebih. Terima kasih."

Saya bagai tak mampu berkata-kata apa-apa. Labansari ini memang langganan banjir pada musim hujan. Karena memang lokasinya lebih rendah daripada badan desa. Desa yang berada di Cikarang Timur berbatasan dengan Kabupaten Karawang ini hampir setiap tahun mendapatkan musibah banjir.

Kalau sudah demikian biasanya teman-teman dari wilayah yang aman turun membantu seadanya.
Kali ini juga demikian. Jam 21.36 berita gembirapun datang ke hape saya :

"Assalamu'alaikum. ..... mohon bantuan nasi bungkus/nasi uduk untuk korban banjir di Desa Labansari. Kumpulkan besok di rumah Pak Arifin jam 7 pagi. Insya Allah jam 8 akan dikirim. Ayo ulurkan bantuan untuk saudara kita di Labansari. Teruskan!"

Ini adalah SMS berantai demi menggalang bantuan korban banjir di Labansari itu.

Alhamdulillah. Setelah berita duka, ada berita gembira: Kecepatan dalam berbuat baik. Menolong saudara-saudara kita yang terkena musibah.

Anda tergerak untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita di Labansari? Silakan kirim bantuan Anda ke Bapak Arifin di 0815 135 443 40
Atau hubungi email redaksi Cikarang News.
READ MORE - Labansari Kembali Terendam Banjir