Tampilkan postingan dengan label freedom flotilla. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label freedom flotilla. Tampilkan semua postingan

Seratus Ribu Massa Mengutuk Israel Sebagai Biang Kerusakan

Kamis, 03 Juni 2010

CikarangNews6: Sekira seratus ribu massa menghadiri aksi damai untuk Palestina yang digelar di Monas, Kamis 3 Juni 2010. Aksi ini diikuti oleh massa dari berbagai ormas dan tokoh lintas agama serta lintas partai. Tampak dominan adalah massa dari Partai Keadilan Sejahtera yang dilengkapi dengan berbagai atribut yang menyertainya. Menurut laporan yang diterima oleh CN6, massa seratus ribu ini berasal dari Cirebon sampai Banten. Tentu saja tak ketinggalan rombongan massa dari Cikarang yang berjumlah sekira 125 orang.

Aksi yang dimulai pada pukul 13.00 WIB ini, diisi dengan orasi dari beberapa tokoh. Tokoh nasional yang juga mantan ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menjadi salah satu tokoh yang turut berorasi. Orasi diikuti dengan orasi dari perwakilan dari organisasi-organisasi kemanusiaan untuk Palestina seperti Mer-C, KISPA dan KNRP. Tidak ketinggalan anggota DPR dari partai Gerindra yang juga artis dan bintang film Rachel Maryam pun menyampaikan orasinya.


Pada orasi tersebut, para tokoh mengutuk Israel. Israel dianggap sebagai biang kerusakan dan kekacauan di muka bumi. Di samping itu, para peserta aksi juga menuntut dibukanya blokade Israel dan Mesir pada Gaza.

Aksi damai untuk Palestina ini diakhiri dengan longmarch menuju ke Bundaran HI. Sempat dimasukkan ke dalam air, sebuah banner raksasa di kolam Bundaran HI oleh para peserta aksi yang juga disaksikan oleh Hidayat Nur Wahid. Peserta aksi kemudian kembali lagi ke Monas dan membubarkan diri.
READ MORE - Seratus Ribu Massa Mengutuk Israel Sebagai Biang Kerusakan

Rombongan Cikarang Berangkat Menuju Aksi Damai Untuk Freedom Flotilla for Gaza


CikarangNews6: Berita penyerangan tentara Israel kepada kapal Mavi Marmara yang merupakan salah satu kapal dari kafilah Freedom Flotilla untuk menembus blokade Israel ke Gaza sudah menjadi santapan kita akhir-akhir ini. Aksi penyerangan kepada kafilah kemanusiaan ini tak hanya menjadi perhatian media massa untuk diberitakan, tetapi juga memanggil kepedulian dan rasa kemanusiaan yang luar biasa bagi seluruh warga dunia.
Berbagai aksi damai dilakukan di berbagai negara. Tak hanya negara muslim, tetapi juga negara-negara yang mayoritas non muslim pun melakukan aksi dan demonstrasi, sebagai sebuah bukti keprihatinan mereka atas penyerangan tentara Israel ke kafilah kemanusiaan Freedom Flotilla.
Tak terkecuali di Indonesia, beragam aksi pun dilakukan. Setidaknya sejak aksi penyerangan tersebut, ibu kota Jakarta senantiasa dihiasi dengan beragam aksi damai dukungan kepada kafilah Freedom Flotilla dan aksi pengutukan terhadap penyerangan tentara Israel kepada para aktifis kemanusiaan tak bersenjata itu. Mulai dari "black monday" yang dilakukan oleh beberapa ormas sampai pada aksi-aksi yang dilakukan oleh para mahasiswa.
Hari ini pun, Kamis, 3 Juni 2010 ibu kota Jakarta masih akan dihiasi oleh aksi damai untuk Palestina. Salah satu aksinya adalah aksi gabungan dari beberapa ormas dan agama yang dikoordinir oleh DPW Partai Keadilan Sejahtera DKI Jakarta yang akan dimulai pada pukul 13.00 WIB dan mentargetkan seratus ribu peserta. Aksi yang insyaAllah akan diisi dengan orasi salah seorang anggota DPR dari Partai Gerindra yang juga seorang artis, Rachel Maryam ini akan dipusatkan di Monumen Nasional.
Aksi ini pun menggugah hati warga Cikarang untuk terjun dan bergabung membela Palestina. Tercatat 2 bus berangkat dari JABABEKA untuk menuju ibu kota Jakarta. Info yang didapatkan CN6 bus bersama rombongan ini mengangkut sekitar 125 orang. Semoga Allah senantiasa meridhoi setiap langkah dan gerak kita, sekecil apapun usaha kita.
READ MORE - Rombongan Cikarang Berangkat Menuju Aksi Damai Untuk Freedom Flotilla for Gaza

Kapten Mavi Marmara Ceritakan Penyerangan Israel

Rabu, 02 Juni 2010


CikarangNews6:Kapten Turki yang berada dalam kapal Mavi Marmara, kapal misi bantuan untuk penduduk Gaza yang diserang Israel secara brutal dan menewaskan sekitar 20 orang menceritakan detil peristiwa saat penyerangan terjadi.

Kapten Huseyin Tokalak mengatakan bahwa angkatan laut Israel mengancam akan menenggelamkan kapal sebelum akhirnya tentara mereka memasuki kapal, seperti yang dilansir Reuters.

"Mereka mengarahkan senjara ke kepala kami," ujar Tokalak dalam konferensi pers pada Selasa (1/6).

"Mereka benar-benar menarik senjata, seperti yang kalian lihat di film-film."

Kapal bantuan Freedom Flotilla ini mengangkut sekitar 10.000 ton material bangunan, peralatan medis dan perelngkapan sekolah.

Tentara zionis Israel menyerang kapal tersebut saat masih berada di wilayah perairan internasional, sekitar 150 Km dari pantai Gaza.

Tokalak mengatakan ia dan kapten lainnya telah meyakinkan angkatan laut Israel bahwa mereka msih berada di perairan internasional dan membawa barang-barang yang tidak ilegal.

"Mereka mulai menembaki Mavi Marmara..... Mereka tidak peduli bagian depan atau belakang kapal," ujarnya yang mengepalai konvoy.

"Aku katakan, mereka mencoba menenggelamkan kapal."


sumber : voa-islam

READ MORE - Kapten Mavi Marmara Ceritakan Penyerangan Israel